Pemimpin Gereja Ortodoks Positif Corona Usai Sebut Kaum Gay Penyebab Wabah COVID-19

Terkini.id, Kiev – Seorang pemimpin gereja di Ukraina, Patrick Filaret, positif terpapar virus corona usai dirinya menyebut kaum gay sebagai penyebab wabah COVID-19.

Patrick dalam sebuah wawancara televisi pada awal 2020, mengatakan bahwa COVID-19 merupakan hukuman Tuhan atas dosa kaum pria penyuka sesama jenis.

“Yang paling utama adalah saya menyebut pernikahan gay,” ujar Patrick.

Setelah dinyatakan positif corona, ia pun kini menjalani perawatan di rumah sakit Kiev, Ukraina.

Melansir laman 112 International, pemimpin gereja ortodoks berusia 91 tahun itu mengalami gejala COVID-19, pneumonia.

Menarik untuk Anda:

Sebelumnya, Patrick yang mempunyai sekitar 15 juta pengikut di halaman Facebook-nya menuai kecaman lantaran menyebut pernikahan gay merupakan penyebab wabah corona.

Lantaran hal itu, sebuah kelompok LGBT di negara tersebut menggugat Patrick Filaret.

Kelompok tersebut kepada Reuters menyatakan bahwa mereka terpaksa mengambil langkah hukum karena pernyataan pemimpin gereja ortodoks itu berpotensi memicu diskriminasi.

“Tujuan organisasi kami adalah menunjukkan bahwa tidak ada tempat bagi pemuka agama yang menyebarkan kebencian di sini,” ujar ketua kelompok tersebut, Oiena Shevchenko.

Juru bicara Amnesty International Ukraina, Maria Guryeva, juga ikut menyayangkan pernyataan Patrick Filaret tersebut.

“Ucapan seperti itu berpotensi merusak, karena bisa meningkatkan serangan, diskriminasi, maupun kekerasan atas grup tertentu,” ujar Maria.

Patrick Filaret merupakan pemimpin gereja ortodoks yang cukup berpengaruh di Ukraina.

Ia membawa gereja di negara itu terpisah dari Rusia. Lantaran hal itu, Patrick dikucilkan maayarakat setempat.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Hasil Poling, Biden Menang Debat Lawan Trump Usai Menang Elektabilitas

Selain Jalan, Uni Emirat Arab Bakal Bangun Masjid Jokowi di Abu Dhabi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar