Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik Rocky Gerung mengatakan bahwa covid adalah cara busuk pemerintah untuk kendalikan opini publik.
Tak hanya itu, Rocky Gerung pun menyebut bahwa polemik harga PCR sebagai persekutuan antara politisi dan industri farmasi dalam mencari keuntungan berlipat ganda.
Ya, seperti diketahui bahwa pemerintah kini mewajibkan tes PCR sebagai syarat untuk penumpang pesawat.
Peraturan itu memunculkan polemik karena hasil tes PCR hanya berlaku untuk 2×24 jam, sementara tidak semua daerah bisa melakukan tes PCR dengan hasil yang cepat.
Diketahui, pemerintah memberlakukan aturan tersebut dengan alasan pencegahan penyebaran kasus Covid-19 gelombang ketiga menjelang libur natal dan tahun baru.
- Diskusi Situasi Global di UNM, Pembicara Soroti Penurunan Kualitas Demokrasi Indonesia
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- Rocky Gerung Beri Tanggapan, Usai Tim PDIP Cabut Laporannya
- Rocky Gerung Akui Sudah Jadi Tersangka
- Kasus Penyebaran Berita Bohong Rocky Gerung Naik Penyidikan
Atas hal itu, Rocky Gerung mengeluarkan pandangannya.
“Undang-undang corona dibuat sebagai upaya pengendalian politik. Kalau itu hanya itu dianggap menurun dan memang sudah menurun,” ujar Rocky dilansir Zona Priangan.
Ia juga mengatakan bahwa stock PCR memang dipersiapkan untuk digunakan sampai tahun 2024 mendatang.
“Stok PCR itu memang disiapkan sampai 2024 dan mesti dihabiskan, dengan alasan sudah diimport dan dibayar, dan Keuntungan sudah di depan mata,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Covid merupakan cara busuk pemerintah untuk mengendalikan opini publik.
“Covid 19 ini adalah cara busuk pemerintah untuk mengendalikan opini publik supaya tidak macam-macam. tapi ga mungkin opini publik itu terus dibenamkan,” papar pengamat itu.
“Tetap aja ada informasi kecil yang kemudian membuat kalang kabut pemerintah yaitu soal harga PCR,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
