Pemkab Bulukumba ‘Keroyokan’ Bareng OPD Atasi Banjir

Pemkab Bulukumba ‘Keroyokan’ Bareng OPD Atasi Banjir

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Kemudian mengerukan di zona 3 yakni kanal-kanal yang totalnya mencapai 4,7 kilometer.

“90 persen telah dilakukan pembersihan di zona rawan banjir. Secara keseluruhan mengangkat 35 ribu kubik sedimen ataupun sampah,” paparnya di hadapan wartawan.

Zulkifli merinci bahwa jumlah personel tim pengendali banjir sebanyak 433 orang dari berbagai unsur OPD.

“Dari Satpol PP, Damkar, BPBD, Dinas Sosial, PSDA, PUPR. Termasuk bantuan peralatan dan mobil dari Dinas Perikanan, Dinas Pertanian hingga Lingkungan Hidup,” ungkapnya.

Tim Pengendali Banjir akan mengawal pemerintahan Bupati Andi Utta dan Wabup Andi Edy Manaf.

Baca Juga

Tak cuma dalam 100 hari kerja, pihaknya akan mengevaluasi dan perencanaan kendali banjir dalam jangka panjang.

Beberapa wilayah yang selama ini menjadi rawan banjir katanya sudah diminimalisir. “Alhamdulillah saat ini, saat hujan deras, tak ada lagi genangan air yang berlama-lama,” ungkapnya.

Pihaknya berharap agar saluran yang telah dibuat akan berbentuk bangunan fisik di masa depan.

“Untuk jangka panjang banyak pekerjaan rumah. Seperti membuat bangunan fisik di saluran, seperti pada saluran pembuangan ke Sungai Bialo. Bisa juga dibuat waduk atau danau buatan. Kita sesuaikan keuangan daerah,” harapnya.

Pihaknya berharap dukungan penuh masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan dan kebersihan khususnya saluran air di rumah masing-masing.

“Intinya mari bersama-sama peduli dengan tidak membuang sampah ke got. Atau jika perlu bantu kami membersihkan saluran air depan rumah-masing-masing setiap saat,” harapnya.

Saat ini, tim Pengendali banjir terus siaga menghadapi hujan deras yang kerap terjadi.

Pihaknya bahkan melakukan kordinasi dengan berbagai pihak termasuk dalam mengetahui keadaan cuaca Kabupaten Bulukumba.

“Dengan tim pemantau cuaca pun kami sigap. Karena kalau hujan deras di hulu otomatis kami akan kordinasi dengan pihak irigasi untuk menutup air agar tidak merembes ke kota,” tutupnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.