Pemkab Gowa Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Penguatan Integritas Aparatur

Pemkab Gowa Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Penguatan Integritas Aparatur

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini, Gowa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui Sosialisasi Anti Korupsi bertajuk “Membangun Kesadaran Integritas untuk Mewujudkan Organisasi yang Berdaya Cegah Korupsi”.

Kegiatan yang digelar Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa tersebut berlangsung di Hotel Horison Ultima Makassar, Selasa (30/6).

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak semata diukur dari pembangunan fisik maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga ditentukan oleh kualitas tata kelola pemerintahan yang bebas dari praktik korupsi.

Menurutnya, korupsi merupakan ancaman serius yang dapat menghambat pembangunan sekaligus mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Korupsi merupakan salah satu ancaman terbesar bagi pembangunan. Karena itu, yang paling utama adalah membangun fondasi moral dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Korupsi adalah penyakit birokrasi yang paling merusak. Tidak hanya merugikan keuangan daerah, tetapi juga merampas hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan publik yang prima,” ujar Andy Azis saat membuka kegiatan.

Baca Juga

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gowa menjadikan pencegahan sebagai strategi utama dalam upaya pemberantasan korupsi karena dinilai lebih efektif dibandingkan penindakan setelah pelanggaran terjadi.

“Strategi utama Pemerintah Kabupaten Gowa adalah mendahulukan pencegahan korupsi. Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Kita harus menutup rapat setiap celah rawan korupsi, terutama pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” katanya.

Andy Azis menjelaskan, sejumlah sektor seperti pelayanan perizinan, pengelolaan dana desa, hingga penyaluran bantuan sosial merupakan bidang yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap praktik korupsi.

Oleh sebab itu, pembenahan sistem harus dilakukan secara bersamaan dengan penguatan integritas seluruh aparatur pemerintah.

“Perbaikan sistem di sektor-sektor rawan ini wajib berjalan beriringan dengan penguatan benteng integritas di dalam diri kita masing-masing. Dengan integritas yang kuat, kita dapat membangun organisasi yang mampu mencegah korupsi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” tambahnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.