Terkini.id, Jeneponto – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jeneponto menggelar rembuk stunting, Rabu, 29 Maret 2023.
Rembuk Stunting tingkat Kabupaten yang berlangsung di ruang Pola Panrannuangta, Kantor Bupati itu dibuka secara resmi oleh Sekda Jeneponto, Muh Arifin Nur.
Hadir unsur Forkopimda, beberapa Kepala OPD, Asisten I, Satgas Penurunan Stunting Jeneponto, para Camat, Kepala Puskesmas, Kades dan Lurah se Kabupaten Jeneponto.
Sekda Jeneponto, Muh Arifin Nur dalam sambutannya menyampaikan, Rembuk stunting adalah langkah penting yang harus dilakukan pemerintah untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan, intervensi pencegahan, dan penurunan stunting yang dilakukan secara bersama-sama antara OPD penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non pemerintah dan masyarakat.
“Kegiatan ini dilakukan untuk menyepakati komitmen bersama dalam penurunan stunting di daerah kita, yang tentunya hal itu harus menjadi dasar bagi OPD terkait dan unsur Forkopimda dalam melakukan langkah percepatan penurunan stunting,” kata Arifin Nur.
- Pemkab Jeneponto Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Nasional, Tekankan Pendidikan Anti Korupsi dan Integritas
- Strategi Ketahanan Pangan, Pemkab Jeneponto Susun Pola Tanam, Optimalkan Irigasi demi Kesejahteraan Petani
- Membangun Dasar Pemerintahan Bersih, Kolaborasi Pemkab Jeneponto dan KPK Gagas Pencegahan Korupsi
- Kembangkan UKM, Pemkab Jeneponto Verifikasi dan Mutahirkan Data
- Pemkab Jeneponto Ajak Warga Salat Idul Fitri 1447 H di Stadion Mini Turatea, 21 Maret 2026, ini Himbauannya
Lebih lanjut mantan Kadis PUPR itu mengatakan, Rembuk stunting tingkat Kabupaten merupakan tindak lanjut dari rembuk Desa dan Kelurahan.
“Pemkab Jeneponto secara bersama-sama akan melakukan konfirmasi, sinkronisasi dan sinergi antar berbagai pihak,” jelas Arifin Nur.
Hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan, menurut Arifin Nur, akan diterima dari OPD penanggung jawab layanan di Kabupaten Jeneponto.
“Tentunya dengan hasil berupa perencanaan partisipatif masyarakat yang akan dilaksanakan melalui Musrenbang Kecamatan dan Desa dalam upaya penurunan stunting di lokasi fokus,” Terang Arifin.
Ia pun berharap dalam pelaksanaan kegiatan yang terintegrasi di semua lintas sektor itu dapat menurunkan prevalensi stunting,”Sehingga masyarakat Jeneponto lebih sehat dan sejahtera,” harap Arifin Nur.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
