Lomba Layang-layang Daun Lontara Jadi Agenda Tahunan Jeneponto

Foto bersama, Sekda Jeneponto dengan unsur forkopimda Pemkab Jeneponto dan Danyon Yonif 727 Tamalatea, usai jumpa pers di stadion Mini Turatea Jeneponto

Terkini.id,Jebeponto – Lomba layang-layang dari daun lontara yang dilaksanakan oleh Kodim 1525 dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-74 bakal dijadikan agenda tahunan oleh Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jeneponto Syafruddin Nurdin dalam jumpa pers yang dilaksanakan usai pembukaan lomba layang-layang di stadion Mini Turatea jalan Lanto Daeng Pasewang Kelurahan Balang Toa Kecamatan Binamu Jeneponto,Senin, 12 Agustus 2019.

“Lomba layang-layang dari daun lontara yang tahun ini dapat terlaksana atas tekad Dandim Jeneponto Letkol Inf Irfan Amir dalam mengembangkan kembali kearifan lokal leluhur masyarakat Jeneponto ini akan kita jadikan agenda tahunan Pemkab Jeneponto,” Kata Sekda Jeneponto Syafruddin Nurdin.

Menurutnya, lomba layang-layang unik itu akan dimasukkan dalam kegiatan Dinas Pariwisata Jeneponto.

“Insya lomba ini akan dilaksanakan lebih besar lagi pada tahun-tahun yang akan datang, dan lomba ini akan dijadikan agenda tahunan oleh Dinas Pariwisata,” jelas Syafruddin Nurdin.

Sementara, Dandim 425 Jeneponto, sangat berterima kasih kepada pemerintah Jeneponto yang telah merespon baik lomba layang-layang dari daun lontara yang selama ini sudah tidak pernah dilaksanakan.

“Layang-layang Marrak ini merupakan peninggalan leluhur masyarakat Jeneponto, dimana dulu layang-layang ini dibuat dan dinaikkan oleh para penggembala, dan biasanya para pengembala menaikkan layang-layang itu setelah panen padi dan musim kemarau,” jelas Letkol Inf Irfan Amir.

Lomba layang-layang unik yang terbuat dari daun lontara itu diikuti 91 peserta dan akan dilaksanakan selama dua hari, dimulai hari ini, Senin 12 hingga 13 Agustus 2019 besok.

Berita Terkait