Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar kembali akan melakukan rapid test massal di Kecamatan yang dianggap zona merah. Rencananya pemeriksaan akan di mulai besok.
“Alat yang disediakan kurang lebih 7 ribu rapid test,” ujar Naisyah dengan terburu-buru di Balai Kota Makassar, Kamis, 4 Juni 2020.
Naisyah mengatakan anggaran pemeriksaan rapid test tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD dan bantuan dari Provinsi Sulsel.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar baru mengadakan pemeriksaan rapid test di Kecamatan Ujung Tanah dengan menyasar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere.
Anggarannya, kata Naisyah, juga berasal dari APBD dan bantuan dari pihak provinsi.
- Lantik Pejabat Fungsional, Wali kota Makassar Munafri Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial
- Hingga September 2026, PSU 221 Perumahan di Makassar Capai Rp6,93 Triliun
- 15.177 KK Tamalate Dapat Iuran Sampah Gratis, Wali Kota Makassar: Syaratnya Sampah Harus Dipilah
- Wali Kota Munafri dan Warga Makassar Salat Istisqa Bermunajat Memohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang
- BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Makassar Berjasa, 81 Ribu Pekerja Rentan Telah Terlindungi
Terpisah, Penjabat Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf mengatakan hasil pemeriksaan rapid test di Paotere tidak banyak yang menunjukkan hasil reaktif.
“Alhamdulillah sangat sedikit yang aktif, yang dirapid 128 orang, ada 6 yang reaktif. Tetapi kan belum positif (Covid-19),” kata Yusran.
Kendati yang di rapid test hanya 128 orang, pemerintah kota telah menyediakan sekitar 4 ratus alat pemeriksaan.
Yusran menyebut, enam orang yang reaktif itu akan segera diisolasi agar tidak menyebarkan yang lain.
“Kita cari carrier-nya agar penyebaran virus corona bisa dikendalikan,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
