Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar kembali akan melakukan rapid test massal di Kecamatan yang dianggap zona merah. Rencananya pemeriksaan akan di mulai besok.
“Alat yang disediakan kurang lebih 7 ribu rapid test,” ujar Naisyah dengan terburu-buru di Balai Kota Makassar, Kamis, 4 Juni 2020.
Naisyah mengatakan anggaran pemeriksaan rapid test tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD dan bantuan dari Provinsi Sulsel.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar baru mengadakan pemeriksaan rapid test di Kecamatan Ujung Tanah dengan menyasar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere.
Anggarannya, kata Naisyah, juga berasal dari APBD dan bantuan dari pihak provinsi.
- Pemkot Makassar-KPK Rakor Pastikan Proyek Strategis 2026 Berjalan dan Rampung
- Diskominfo Makassar Edukasi Pelajar Pulau Bonetambo, Perkuat Literasi Digital dan Pemahaman PP TUNAS
- FLS3N Nasional 2026: Enam Wakil Harumkan Makassar di Nasional, Pemkot Siapkan Beasiswa Prestasi
- Makassar Jadi Tuan Rumah Rakernas GWS 2026, Aliyah Mustika Ilham Dorong Sinergi Organisasi Perempuan dan UMKM
- Wali Kota Makassar Paparkan Strategi Keluar dari Krisis Sampah di Forum Nasional UCLG ASPAC
Terpisah, Penjabat Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf mengatakan hasil pemeriksaan rapid test di Paotere tidak banyak yang menunjukkan hasil reaktif.
“Alhamdulillah sangat sedikit yang aktif, yang dirapid 128 orang, ada 6 yang reaktif. Tetapi kan belum positif (Covid-19),” kata Yusran.
Kendati yang di rapid test hanya 128 orang, pemerintah kota telah menyediakan sekitar 4 ratus alat pemeriksaan.
Yusran menyebut, enam orang yang reaktif itu akan segera diisolasi agar tidak menyebarkan yang lain.
“Kita cari carrier-nya agar penyebaran virus corona bisa dikendalikan,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
