Disdik Kota Makassar Apresiasi Kebijakan Menteri Nadiem

Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Dasar Disdik Kota Makassar, Ahmad Hidayat

Terkini.id, Makassar – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengubah kebijakan penyaluran dan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer.

Menanggapi itu, Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Dasar Disdik Kota Makassar, Ahmad Hidayat mengatakan kebijakan tersebut sangat tepat untuk kondisi Kota Makassar.

“Harus diapresiasi kebijkan ini, karena kementerian menyadari bahwa Indonesia kekurangan guru termasuk Makassar. Bahkan ada di Makassar cuma kepala sekolahnya yang PNS sehingga guru honor sangat mengambil peran strategis,” kata Hidayat, Rabu, 12 Februari 2020.

Selama ini, kata dia, yang tertuang dalam juknis guru honorer mereka hanya digaji 15 persen dari dana BOS yang dikucurkan pemerintah pusat berdasarkan jumlah murid sekolah.

“Dengan kebijakan pak Menteri sampai 50 persen tentu juga akan menjadikan guru honorer lebih sejahtera. Selam ini gaji mereka didalam jukni tertulis hanya 15 persen dari dana bos yg ada, dan bagaimana sekolah kecil yang jumlah murid sedikit,” ungkapnya.

Dayat menyebut gaji guru honorer selama ini hanya berkisar Rp 300.000 setiap bulan. Mirisnya lagi, mereka terkadang baru menerima gaji pada bulan ke 3 dan 4.

“Ini adalah jawaban angin segar bagi honor, itulah kebijakan atas kemerdekaan guru, ini juga mendorong kesejahteraan guru. Dana bos diterima tergantung besarnya sekolah karena semakin besar itu sekolah semakin besar dananya,” pungkasnya.

Dana BOS merupakan pendanaan biaya operasional bagi sekolah yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) nonfisik.

Percepatan proses penyaluran dana BOS ditempuh melalui transfer dana dari Kemenkeu langsung ke rekening sekolah.

Komentar

Rekomendasi

Dua Wilayah Terkena Dampak Pengerjaan Pipa Distribusi Perumda Air Minum Kota Makassar

Iqbal Sebut Kunjungan Pejabatnya ke Kemendagri Bukan Urus Mutasi

Sensus Penduduk Pakai Sistem Online, Begini Penjelasan Akademisi dan Diskominfo

Gandeng PLUT Sulsel, Naka Nusantara Gelar Pelatihan Fasilitator UMKM

Unjuk Rasa Tolak Kebijakan PD Parkir Makassar

Ini Empat Calon Direksi Perumda Air Minum Makassar yang akan Dilantik, Hamzah Ahmad Calon Dirut

Appi Optimis Diusung PPP di Pilwali Makassar 2020

Peduli Isu Lingkungan, Makassar Digital Valley Gelar Program Green Network

Hadir di Seminar Nasional Educare, Deng Ical Bicara Tantangan Tenaga Kesehatan Era 4.0

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar