Ada Pemotongan Gaji Pak RT/RW di Makassar, Ini Kata Wakil Ketua DPRD

Ada Pemotongan Gaji Pak RT/RW di Makassar, Ini Kata Wakil Ketua DPRD

K
HZ
Kamsah
Hasbi Zainuddin

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Wakil Ketua DPRD Makassar Adi Rasyid Ali mengaku telah mendapat banyak laporan dari RT/RW terkait polemik pemotongan gaji.

Dia menyebutkan, para kepala RT/RW melaporkan pemotongan gaji selama 3 bulan terakhir.

Dia menegaskan gaji tersebut jangan dijadikan sebagai alat tawar untuk kepentingan tertentu. di

“Saya sampaikan kepada lurah dan camat bahwa anggaran yang sudah ditetapkan Rp 1 juta,” kata dia di Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Minggu, 31 Maret 2019.

Dia menduga, insentif RT/RW mengalami pemotongan karena ada indikator lain yang diwajibkan setiap Kelurahan untuk bisa dipenuhi.
Sehingga, kata dia, gaji tersebut mengalami kendala berupa pemotongan.

Baca Juga

Rasyid juga membeberkan sudah banyak Camat dan lurah yang curhat sama dia.

“Beliau sangat berat melakukan kerja-kerja seperti ini,” terangnya.

Sebelumnya, 16 Maret 2019, Danny mengatakan ingin memberikan insentif kepada RT/RW senilai 1 juta rupiah di sisa satu setengah bulan masa jabatannya.

“Maka dari itu jangan sampai RT RW terpecah. Perbaiki saja kinerja kita. Urus warga dan hadir saat mereka butuh Bantuan. Komunikasikan dengan baik. InsyaAllah kinerja semakin baik, masyarakat Makassar juga akan siap menuju masa depan yang lebih baik,” jelasnya.

Danny juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kinerja RT/RW di Kota Makassar dan ia menitipkan agar jangan pernah berhenti berjuang untuk kemajuan dan pembangunan kota dan negeri ini.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.