“Ke depan akan ada penambahan layanan. Kita ingin pola pelayanan ini tidak hanya terfokus di kantor kecamatan, tetapi juga hadir di titik-titik yang lebih dekat dengan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, unit layanan di Biringkanaya ditargetkan mampu menjangkau hingga enam kelurahan di sekitarnya sehingga masyarakat tidak lagi terbebani jarak tempuh yang jauh saat mengurus administrasi kependudukan.
“Kalau di sini bisa meng-cover enam kelurahan, tentu ini jauh lebih efektif. Daripada masyarakat harus ke kantor kecamatan yang jaraknya cukup jauh, lebih baik kita hadirkan layanan lebih dekat seperti ini,” ungkap Appi.
Meski membuka peluang penerapan konsep serupa di kecamatan lain, Appi menegaskan bahwa pengembangan layanan tetap harus mempertimbangkan efektivitas dan efisiensi anggaran.
“Prinsipnya bisa diterapkan di kecamatan lain, tapi tetap harus kita hitung dengan baik. Jangan sampai membuka layanan baru justru menambah beban biaya tanpa dampak signifikan. Yang paling penting adalah manfaat langsung yang dirasakan masyarakat,” tambahnya.
- TERKINI.ID Sukses Gelar MFC Award Tahun ke-16, Kadispar Makassar Dorong Kuliner Berbasis Gastronomi
- Asmo Sulsel Beri Promo Honda EV, DP Mulai Rp200 Ribuan hingga Diskon Puluhan Juta
- Lundra Catering Indonesia Raih Premium Catering Award, Sulvicar: Ini Sebuah Amanah Besar
- Dorong Produktivitas Pertanian, Bupati Jeneponto Hadiri Panen Raya dan Expo Benih Jagung Perkasa Sakti
- Dr Asis Nojeng Resmi Pimpin Prodi D-4 Humas dan Komunikasi Digital FBS UNM
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar, Muhammad Hatim, mengatakan pembukaan unit pelayanan baru di Biringkanaya didasarkan pada luas wilayah dan tingginya jumlah penduduk di kawasan tersebut.
“Layanan ini kita hadirkan untuk memudahkan warga dalam mengakses pelayanan. Kecamatan Biringkanaya wilayahnya luas dan penduduknya padat, sehingga kita perlu membagi titik layanan dan menambah fasilitas pelayanan,” tutur Hatim.
Ia menyebutkan, faktor jarak dan kepadatan penduduk menjadi pertimbangan utama dalam menentukan lokasi pelayanan tambahan.
“Pertimbangannya memang itu, jarak dan jumlah penduduk yang padat. Jadi kita tambah layanan di sini agar lebih menjangkau masyarakat,” tambahnya.
Hatim berharap kehadiran unit pelayanan tersebut mampu mempercepat proses administrasi kependudukan sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik yang lebih merata bagi warga Kota Makassar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
