Pemkot Makassar Siapkan PLTSa Rp3 Triliun untuk Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Pemkot Makassar Siapkan PLTSa Rp3 Triliun untuk Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

“Persoalan di Kota Makassar tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi dengan pihak swasta agar solusi yang dihasilkan lebih optimal,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Appi mengungkapkan Kota Makassar memproduksi sekitar 800 ton sampah setiap hari. Namun, kapasitas pengangkutan saat ini baru mencapai sekitar 67 persen sehingga masih terdapat sekitar 30 persen sampah yang belum tertangani maksimal.

Ia juga menyoroti kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang masih menggunakan sistem open dumping. Tahun ini, Pemkot Makassar menargetkan penghentian sistem tersebut sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup dengan beralih ke metode sanitary landfill.

“Ke depan, sampah yang masuk ke TPA bukan lagi sampah rumah tangga secara langsung, melainkan residu dari hasil pengolahan,” tuturnya.

Selain itu, Pemkot Makassar saat ini tengah menyiapkan proyek strategis berupa Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau Waste to Energy dengan nilai investasi sekitar Rp3 triliun.

Baca Juga

Proyek tersebut ditargetkan mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik sebesar 20 hingga 25 megawatt.

“Ini menjadi sesuatu yang harus kita respons bersama. Tanpa kesiapan pemerintah kota, investasi ini tidak akan maksimal. Karena itu, kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan,” jelas Ketua IKA FH Unhas tersebut.

Appi juga mendorong penguatan sinergi dengan berbagai pihak agar produk hasil olahan sampah dapat terus dipasarkan melalui kelompok reseller masyarakat seperti yang dilakukan RAPPO Indonesia.

Selain fokus pada pengelolaan sampah, Nusantara Infrastructure disebut turut berkontribusi dalam program penurunan angka stunting di Kota Makassar melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah.

Lebih lanjut, Pemkot Makassar terus mendorong penerapan ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah organik maupun anorganik.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.