Terkini, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memimpin Apel Pagi dalam rangka emperingati Hari Kartini, di Kantor Balai Kota Makassar, Senin, 21 April 2025.
Dalam apel tersebut, Munafri membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifah Choiri Fauzi.
Dalam amanatnya, Menteri PPPA Arifah mengajak seluruh masyarakat untuk mengenang semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan Indonesia.
“Hari ini kita memperingati Hari Kartini, sebuah momen penting untuk menghormati perjuangan Raden Ajeng Kartini dan seluruh perempuan Indonesia yang telah menyalakan obor perubahan,” ujar Appi sapaan akrab Munafri saat membacakan amanat tersebut.
Lebih lanjut Appi menyebutkan bahwa RA Kartini dianggap sebagai simbol keberanian di dalam berpikir melampaui zamannya.
- BAST Renovasi Ditandatangani, DPRD Makassar Segera Tempati Gedung di Kantor Lama
- Baru Pimpin BGN, Sudaryono Langsung Gasak 261 Pegawai, 883 SPPG Ditutup Permanen
- DPD PDI Perjuangan Sulsel Gelar Diskusi Refleksi 30 Tahun Peristiwa 27 Juli 1996, Teguhkan Komitmen Merawat Demokrasi
- Tip Penting Sebelum Membeli Mobil Listrik: Paling Penting Perlindungannya
- Unhas Tetapkan Tim Penasihat Bisnis PT Haldin Metavisi Akademika, Berikut Nama-namanya
Sejak usia muda, Kartini telah menyuarakan ketidakadilan terhadap perempuan dan bangsanya serta meyakini bahwa kemajuan bangsa tidak akan tercapai tanpa kemajuan perempuan.
Kini, Indonesia telah menjadi negara yang lebih adil, di mana perempuan bebas untuk bermimpi, menentukan pendidikan, dan mengatur nasibnya sendiri.
Namun meski telah lebih dari satu abad sejak RA Kartini menulis pemikirannya, tantangan bagi perempuan masih ada. Beberapa di antaranya adalah masalah pekerjaan, perlindungan hukum, dan juga ruang untuk mengambil keputusan.
Meskipun demikian, semangat Kartini tidak pernah padam. Ia hidup dalam diri setiap perempuan Indonesia, mulai dari pelajar yang menuntut ilmu hingga pekerja yang memberi dedikasi dalam profesinya.
“Kartini juga ada pada ibu rumah tangga yang mendidik generasi penerus bangsa dengan kelembutan. Kartini ada pada guru, aktivis, seniman, dan siapa pun yang membuka ruang bagi perempuan lainnya,” tutur Munafri mengutip amanat tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
