Terkini.id – Pelaksanaan hari jadi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ke-352 tahun akan dilaksanakan dalam rapat paripurna istimewa, di DPRD Provinsi Sulsel pada 19 Oktober 2021 mendatang.
Dijadwalkan hadir langsung di Gedung DPRD Sulsel antara lain menteri dalam negeri, perwakilan DPD dan DPR RI, 85 anggota DPRD Sulsel, bupati, wali kota se-Sulsel, serta pimpinan OPD.
Ketua Panitia HUT Sulsel ke-352 Tahun, Ahmadi Akil mengatakan, pelaksanaan HUT tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat seperti, memakai masker, mencuci tangan (berbasis alkohol) dan menjaga jarak.
“Karena ini masih pandemi Covid-19, jadi undangan dibatasi dan undang lain mengikuti secara virtual,” kata Ahmadi Akil di Makassar, Kamis 15 Oktober 2021.
Untuk persiapan, kata Ahmadi Akil, telah mencapai 90 persen. Demikian juga dengan logo dan tema telah disosialisasikan.
- Gubernur Sulsel Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 3, 270 Siswa Siap Wujudkan Mimpi
- Dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Gubernur Sulsel Groundbreaking MYP Paket 6 untuk 20 Ruas Jalan
- Persenijar PGRI Sulsel Digelar di Sidrap, Gubernur: Saya Tidak Bisa Bikin Apa-Apa Kalau Bukan karena Guru
- Program MYP Dipuji DPRD Sulsel, Fraksi Nasdem: Gubernur Sulsel Layak Disebut Bapak Pembangunan
- Jalan Lingkar Unhas Masuki Tahap Betonisasi, Gubernur Sulsel: Demi Kelancaran Mobilitas Warga
“Alhamdulillah untuk tema dan logo kita sudah sebar dan sosialisasikan,” ungkapnya.
Sulsel di usia 352 tahun dan dibawah kepemimpinan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, saat ini mampu bangkit dan tetap tangguh di tengah pandemi Covid-19.
Menjunjung tinggi SIPAKATAU, yang merupakan akronim dari Sinergitas, Inovatif, Profesional, Akuntabel, Integritas dan Tanggung jawab.
Sulsel diharapkan menjadi role model bagi provinsi lain di Indonesia. Sehingga untuk tema tahun ini, yakni: Bersatu SIPAKATAU, Dalam Era Baru Menuju Sulsel Lebih Baik.
Sedangkan untuk logo 352, memiliki memiliki makna filosofi khusus. Angka 3 menjadi representasi tiga tahun pemerintahan Sulsel yang Inovatif, Produktif, Kompetitif, Inklusif dan Berkarakter.
Sedangkan angka 5 dan 2 mewakili simbol sinergitas. Representasi dari Mali Siparappe, Rebba Sipatokkong, Malilu Sipakainge. Artinya, jika hanyut saling mendamparkan, jatuh saling mengangkat, sesama warga sesama visi.
Terdapat tiga warna pada logo, yakni hitam, merah dan kuning. Warna hitam, menjadi cerminan dari kekuatan karakter serta ketegasan dari masyarakat Sulsel. Merah, gambaran kehormatan serta keberanian dari masyarakat Sulsel dan juga simbol keagungan masyarakatnya. Dan warna kuning, menggambarkan semangat serta kekayaan warisan kebudayaan yang menginspirasi.
“Apa yang menjadi capaian Pemprov Sulsel, tentu itu dari hasil kerjasama seluruh masyarakat dalam membangun dan memajukan Sulsel,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
