Pendeta Saifudin: UAS Bodoh, Nabi Muhammad Tak Ada di Surga

Terkini.id, JakartaPendeta Saifudin Ibrahim menyebut pendakwah kondang, Ustadz Abdul Somad atau UAS bodoh lantaran ingin masuk surga padahal Nabi Muhammad tak ada di Surga.

Pernyataan Pendeta Saifudin Ibrahim sebut UAS bodoh terkait Nabi Muhammad di surga itu ia lontarkan saat menanggapi insiden penceramah tersebut ditolak masuk Singapura.

Adapun video pernyataan Pendeta Saifudin soal UAS tersebut diunggah kanal YouTube Nuansa Islam, seperti dilihat pada Rabu 25 Mei 2022.

Baca Juga: Nabi Muhammad Dilecehkan Untuk Promosi Miras, Eko Widodo: Oligarki Peruncing...

Dalam video berjudul ‘Sebut UAS Ulama Gak Jelas Keras Ini Respon Buya Yahya’ itu, tampak Saifudin Ibrahim awalnya menyinggung insiden Ustadz Abdul Somad ditolak masuk Singapura.

Ia pun menyamakan Ustadz Somad dengan jin dimana menurutnya orang Singapura menolak jin masuk ke negara mereka.

Baca Juga: Bendahara PBNU Mardani Maming Jadi Tersangka KPK, Netizen: Terkuak Kenapa...

“Saudara Somad ini nggak bisa masuk ke Singapura, katanya wah orang Singapura menolak jin katanya,” kata Pendeta Saifudin.

Selain itu, Saifudin juga menyinggung keinginan UAS masuk surga. Padahal, menurutnya dalam Ayat Alquran tidak ada disebutkan Nabi Muhammad masuk surga.

Maka dari itu, Pendeta Saifudin Ibrahim menyindir keras Ustadz Abdul Somad dengan menyebut penceramah itu bodohnya minta ampun.

Baca Juga: Bendahara PBNU Mardani Maming Jadi Tersangka KPK, Netizen: Terkuak Kenapa...

“Masuk Singapura aja susah, gimana masuk Surga, padahal di ayat Al Quran tidak ada Muhammad itu masuk Surga, si Somad ini aduh oonnya minta ampun,” ungkapnya.

Usai tayangan Pendeta Saifudin menyindir UAS dan menyinggung Nabi Muhammad itu, muncul cuplikan ceramah ulama Buya Yahya yang meminta semua pihak agar jangan berani merendahkan Nabi Muhammad maupun Alquran.

“Jangan berani-berani Anda berucap yang merendahkan Rasulullah, dan jangan berani berucap yang merendahkan Alquran, merendahkan Allah, jangan sampai Anda mengucapkan merendahkan ulama,” tegasnya.

Bagikan