Penendang Sesajen Ditangkap, Yusuf Muhammad: Jangan-Jangan Sudah Keracunan Paham Teroris?

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Yusuf Muhammad menanggapi soal laki-laki penendang sesajen di Lumajang, Jawa Timur yang telah ditangkap oleh polisi.

Yusuf Muhammad mencurigai apakah laki-laki penendang sesajen tersebut telah keracunan paham teroris.

“Jangan-jangan sudah keracunan paham teroris?” kata Yusuf Muhammad melalui akun Twitter pribadinya pada Jumat, 14 Januari 2022.

Baca Juga: Yusuf Muhammad: Ternyata, Diam-Diam Kejaksaan Tinggi DKI Telah Geledah Kantor...

Bersama pernyataannya, ia membagikan berita berjudul “Breaking News: Penendang Sesajen di Gunung Semeru Ditangkap!”.

Dilansir dari berita Okezone tersebut, Hadfana Firdaus (32), laki-laki penendang sesajen di kaki Gunung Semeru telah berhasil ditangkap polisi.

Baca Juga: Sindir Keras HNW, Yusuf Muhammad: Yang Kena OTT Bupati dari...

Hadfana ditangkap di gang Dorowati, Pringgolayan, banguntapan, Bantul pada sekitar pukul 22.40 WIB, Kamis malam, 13 Januari 2022.

Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hanato membenarkan kabar adanya penangkapan warga warga Dusun Tarang Tereng, Kelurahan Tirtanadi, Kecamatan Labuham Haji, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat itu.

“Iya benar, Ditreskrim berhasil mengamankan,” kata Eka Yekti pada Jumat pagi, 14 Januari 2022.

Baca Juga: Sindir Keras HNW, Yusuf Muhammad: Yang Kena OTT Bupati dari...

Tetapi, ia tak menjelaskan secara detail kronologi penangkapan dan nasib laki-laki pembuang sesajen itu.

“Nanti ya, ini masih proses (pemeriksaan),” jawabnya singkat. 

Sebagaimana diketahui, beredar dan viral video laki-laki yang membuang dan menendang sesaji di kawasan Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur.

Ada dua video yang beredar berdurasi 30 detik dan 20 detik. Dalam dua video itu, tampak laki-laki dengan menggunakan pakaian abu-abu, rompi hitam, dan penutup kepala berwarna hitam.

Di lokasi pertama, laki-laki itu membuang dan menendang sesajen beserta wadahnya.

Di lokasi kedua, ia menghempaskan sebuah sesaji yang diduga dijadikan rangkaian sembahyang agama Hindu.

Pasalnya, sesaji berupa canang sari itu diletakkan di tempat persembahyangan kecil agama Hindu yang biasanya ada di rumah-rumah atau desa.

Laki-laki itu membuang, menendang, dan menghempaskan sesajen sambil mengucapkan takbir beberapa kali.

“Inilah yang membuat murka Allah, ya. Jarang sekali disadari bahwa inilah yang justru mengundang murka Allah hingga Allah menurunkan azabNya. Allahuakbar,” katanya.

Bagikan