Terkini.id, Jakarta – Beberapa hari belakangan nama Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharani kembali menjadi sorotan lantaran blunder memaksa anak tunarungu bicara di hadapan publik.
Lantas saja, Satyo Purwanto Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia’s Democratic Policy, menilai, Presiden Jokowi mulai gerah dengan banyaknya blunder yang dilakukan Mensos Risma.
Alhasil, eks Walikota Surabaya itu disebut-sebut akan masuk daftar menteri yang direshuffle oleh presiden.
Seiring dengan makin santernya isu reshuffle kabinet, Satyo berpendapat, sangat mungkin nominator yang akan pension dini adalah Risma.
“Gosipnya Jokowi mulai gerah dengan banyak blundernya yang dibuat Mensos tersebut,” ujarnya.
- Menteri Sosial Kunjungi Lokasi Banjir dan Longsor di Sulsel: Tak Perlu Takut Kelaparan
- Respons Risma Usai Kantor Kemensos Digeledah KPK
- Ma'ruf Amin Perintahkan Menteri Agama dan Menteri Sosial Cegah Kekerasan Seksual di Panti Asuhan
- Begini Cara Mendapat Bansos BLT BBM, Bisa Ajukan Diri Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Soal Tumpukan Bansos Presiden Jokowi, Anggota DPR RI: Mensos Terkesan Lepas Tanggungjawab
Pengamat politik ini menyampaikan, dengan banyaknya persoalan yang muncul saat menjabat sebagai Mensos, Risma akan sulit mendapatkan posisi yang sama di kementerian lain.
“Logikanya, jika di Kemensos saja sudah gagal, apalagi di kementerian lainnya yang lebih teknis,” tutur Satyo.
Sebelumnya, Risma kembali menjadi sorotan usai memaksa anak tunarungu bicara di Gedung Aneka Bhakti Kemensos beberapa hari lalu. Atas hal itu, Komunitas tunanguru bernama Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) merasa tersinggung sekaligus heran dengan tindakan Risma.
Menurut Gerkatin Risma telah melanggar UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Dilansir dari Galamedia. Selasa, 7 Desember 2021.
“Kami merasa tersinggung, bahkan merasa heran karena omongan Ibu Risma itu mencerminkan pelanggaran UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas,” tuturnya.
Sementara itu, isu reshuffle di kabinet presiden Jokowi semakin mencuat seiring pergantian Panglima TNI dari Marsekal Hadi Tjahjanto ke Jenderal Andika Perkasa.
Ada beberapa kursi yang disebut akan diisi nama-nama baru. Tak terkecuali kursi Wakil Mentero ESDM yang kabarnya juga sudah disiapkan Jokowi lewat perpres baru.
Selain itu, Marsekal Hadi juga disebut akan menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) atau Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).
Adapula kabar kader Partai Amanat Nasional (PAN) akan menduduki berbagai kursi, seiring bergabungnya partai besutan Zulkifli Hasan itu ke koalisi pendukung Jokowi -Ma’ruf sejak beberapa bulan lalu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
