Penguatan Literasi di Kalangan Siswa SD Melalui Pendampingan Membaca dan Menulis

Penguatan Literasi di Kalangan Siswa SD Melalui Pendampingan Membaca dan Menulis

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini, Soppeng – Selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tellulimpoe, Kecamatan Tellulimpoe, pada tanggal 26 dan 28 Juli 2025, telah dilaksanakan kegiatan bertajuk “Penguatan Literasi di Kalangan Siswa Sekolah Dasar melalui Pendampingan Membaca dan Menulis”.

Kegiatan ini disusun dan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Tematik Unhas, Menden Rantelino, sebagai bagian dari program kerja KKN bidang pendidikan yang bertujuan untuk menumbuhkan minat baca dan menulis pada siswa kelas 1 sampai kelas 3 SD.

Penguatan Literasi di Kalangan Siswa SD Melalui Pendampingan Membaca dan Menulis

Kegiatan ini mengacu pada Buku Panduan Penguatan Literasi di Kalangan Siswa Sekolah Dasar (Khusus Kelas 1–3 SD) yang disusun untuk menjadi pedoman dalam mendampingi anak-anak dalam kegiatan literasi dasar.

Kegiatan penguatan literasi dilaksanakan di SD 160 Attang Salo Desa Tellulimpoe dan mendapat sambutan yang sangat baik dari pihak sekolah, guru, serta siswa.

Pelaksanaan kegiatan dibuka dengan perkenalan dan permainan singkat sebagai ice breaking untuk menciptakan suasana yang akrab dan menyenangkan.

Baca Juga

Setelah itu, kegiatan inti dilakukan dengan beberapa metode seperti membaca bersama menggunakan buku cerita bergambar, menulis kata dan kalimat sederhana, menggambar tokoh cerita, serta bermain peran melalui drama pendek. Kegiatan diakhiri dengan refleksi bersama dan pemberian tugas ringan untuk dilakukan di rumah bersama orang tua.

Pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi, menunjukkan keinginan yang besar untuk belajar membaca dan menulis dengan benar.

Selain peningkatan kemampuan literasi dasar, kegiatan ini juga membantu menumbuhkan rasa percaya diri dan kemampuan berkomunikasi mereka di depan teman-teman.

Guru dan relawan literasi turut aktif dalam membimbing dan memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung, sehingga suasana belajar menjadi lebih hidup dan bermakna.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa, tetapi juga bagi mahasiswa peserta KKN. Melalui kegiatan ini, saya belajar banyak tentang pentingnya kesabaran, kreativitas, dan empati dalam membimbing anak-anak. Pengalaman ini juga menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil, dari satu cerita yang dibacakan dengan penuh makna, hingga satu kalimat sederhana yang ditulis dengan percaya diri oleh anak-anak Desa Tellulimpoe.

Sebagai pelaksana kegiatan, saya, Menden Rantelino, merasa bersyukur dapat menjadi bagian dari upaya membangun budaya literasi di masyarakat desa. Saya percaya bahwa literasi bukan hanya kemampuan akademik, melainkan bekal penting bagi anak-anak untuk berpikir kritis, berimajinasi, dan berani bermimpi. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat membaca dan menulis terus tumbuh dan berlanjut di lingkungan sekolah maupun keluarga. Dengan dukungan guru, orang tua, dan masyarakat, semoga gerakan literasi di Desa Tellulimpoe terus hidup dan menjadi fondasi bagi lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan berbudaya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.