Pengunjung Makassar F8 Tak Bisa Bedakan Parkir Resmi dan Liar: Potensi Kebocoran PAD

Pengunjung Makassar F8 Tak Bisa Bedakan Parkir Resmi dan Liar: Potensi Kebocoran PAD

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Pengunjung Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8) di Ajungan Pantai Losari mengeluhkan tarif parkir yang tak sesuai dengan karcis parkir.

Said, salah satu pengunjung F8 mengaku dirinya parkir di area Taman Gajah, tempat resmi yang disediakan Perumda Parkir Makassar Raya.

Pada karcis, tertulis tiket jasa parkir insidentil untuk kendaraan motor tertulis Rp3.000 namun petugas parkir meminta lima ribu dengan nada seperti preman.

Ia pun terkesan enggan menyerahkan karcis bila tak diminta. Ia menilai tindakan korup semacam itu bakal menyebabkan kebocoran pendapatan asli daerah. 

“Kita tak bisa bedakan mana parkir resmi mana yang liar,” kata Said, Jumat, 25 Agustus 2023.

Ia pun meminta pihak penyelenggara dan pemerintah kota mengatasi hal ini. Pasalnya, kata dia, tindakan ilegal semacam ini bila dibiarkan akan menjadi contoh buruk bagi sebuah penyelenggaraan bertarap internasional. Terlebih, hal itu membohongi publik.

Said menilai kehadiran PD Parkir seharusnya mengutamakan pelayanan dan keamanan. Ia menyebut petugas parkir langsung meminta uang diawal, dan setelah pulang ia tak menemukan ada petugas yang berjaga.

Pada tiket tersebut juga tertulis kehilangan dan kerusakan barang atau kendaraan tidak menjadi tanggung jawab Perumda Parkir Makassar Raya.

“Kalau ada kehilangan, PD Parkir kan tidak mau tanggung jawab?” sebutnya.

Adapun lokasi yang telah ditetapkan Perumda Parkir yakni, Taman Gajah, Taman Segitiga Jalan Metro Tanjung, Tugu Komodo, Jalan Yosef Latumahina, Jalan Maipa, Jalan Datumuseng, Jalan Muchtar Lutfi, Area Parkir samping Anjungan Losari.

Sementara, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan hal itu adalah tindakan ilegal. Namun di sisi lain, ia meminta agar masyarakat menganggap hal itu sebagai sedekah alih-alih memperkarakannya. 

“Dia panen juga kasian. Walaupun 5 ribu itu, anggap saja sedekah. Walaupun itu ilegal,” kata Danny Pomanto.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.