Pengurus Wilayah MES Sulsel Gelar Seminar Virtual, Ini yang Dibahas

Pengurus Wilayah MES Sulsel Gelar Seminar Virtual/ ist

Terkini.id, Palopo – Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Sulawesi Selatan Mengadakan Seminar Nasional Virtual Mes Go Green for South Sulawesi.

Adapun tema seminar tersebut adalah “Peran Strategis Industri Keuangan Syariah Mendukung Pencapaian Target SDGs Tahun 2030”.

Seminarnya digelar secara virtual melalui plikasi Zoom di Dinas Perdagangan Kota Palopo, Sabtu 8 Agustus 2020.

Pengurus Wilayah MES Sulawesi Selatan Dr. Mukhlis Sufri,S.E, M.Si dalam laporannya menyampaikan acara ini merupakan rangkaian kegiatan MES Go Green for South Sulawesi dengan tema yang memang memerlukan peruraian panjang karena terkait dengan kondisi saat ini.

Lanjutnya, MEA sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang berbasis Keislaman dan fokus pada ekonomi syariah, tentu memposisikan dirinya sebagai organisasi penjuru terhadap semua aspek, terutama dalam SDGs.

Menarik untuk Anda:

“Ini karena di dalam SDGs ada agenda yang paling menjadi kesepakatan yaitu soal kemiskinan, soal inerfasi teknologi, soal pengembangan kawasan yang politik dan soal Lingkungan. Ini masih sebagian kecil dari 17 agenda SDGs yang kami lakukan di bawah pimpin Wakil Gubernur Sulawesi Selatan,”bebernya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan seminar ini merupakan rangkaian kegiatan MES Go Green dimana kegiatan ini kita sudah merencanakan sejak tahun lalu.

“Sejak kita tanamkan MES Go Green ini kita lihat bersama bahwa dan sudah di takdirkan melaksanakan ini dan dari beberapa bulan terakhir, kita melihat bencana dimana-mana tidak lain kita diberikan peringatan, sehingga bagaimana kita dapat menintropeksi diri untuk melihat perilaku pribadi dan bagaimana peduli kita terhadap lingkungan,”ujarnya.

Lanjut orang nomor dua di Sulsel ini, di MES Go Green ini juga penguatan mengurus, dan sudah kita lakukan semacam workshop yang berlangsung dua pekan diantaranya ada pemahaman tentang bagaimana pokok-pokok dalam bermuamalah atau penegaan termasuk dalam riba, qara dan zolim.

Wakil Presiden K.H.Ma’ruf Amin pada kesempatan itu juga mengatakan bahwa topik ini menurutnya sangat penting dan relevan dengan kondisi saat ini, dimana pertanyaan paling mendasar dalam aktivitas ekonomi adalah mengenai sistebiliti atau berkelanjutan.

Kegiatan ekonomi yang demikian progresif selama ini cenderung mendapatkan kritik yang keras dari berbagai kalangan, banyak yang berpandangan bahwa kegiatan ekonomi cenderung eksploitasi baik terhadap manusia maupun lingkungan.

“Kegiatan ekonomi dipandang hanya mengejar keuntungan tetapi melupakan dampak yang ditimbulkannya bagi kehidupan sosial dan lingkungan,” ucapnya.

Ma’ruf Amin juga berharap kepada pelaku ekonomi dan keuangan syariah untuk beradaptasi, mengikuti perubahan yang sedang terjadi agar tidak tertinggal.

Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah harus disertai dengan pengembangan teknologi digital untuk mendukung seluruh aktifitas ekonomi dan keuangan syariah.

“Untuk itu mari beradaptasi untuk kegiatan ekonomi secara berkelanjutan, dan Sulawesi Selatan dapat menjadi pelopor ekonomi berkelanjutan sesuai dengan judul seminar Mes Go Green for South Sulawesi.l,”harapnya.

Turut hadir mengikuti Vicon, Kepala Dinas Perdagangan Zulkifli, ST, MSi, Kepala Dinas Perindustrian Akkaseng, SE, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Dra.Hj. Munasirah, M.Si., Kabag Ekonomi A.Fauziah serta undangan lainnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Wali Kota Palopo Judas Amir Hadiri Kegiatan Pendampingan SAKIP

Pemkot Palopo Ikuti Rapat KPK Soal Percepatan Sertifikasi Aset Tanah PLN

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar