Penjual Gogos Harap Dewan dan Pejabat Jeneponto Sumbangkan Gajinya Untuk Tangani Corona

penjual gogos
Penjual gogos di Jeneponto, Erniwati

Terkini.id, Jeneponto – Erniwati, seorang penjual gogos di Boyong, Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto mengajak para wakil rakyat dan Pemerintah berserta jajarannya untuk terketuk hatinya bersatu menyumbangkan sebagian gajinya untuk penanganan pencegahan Covid-19 di Jeneponto.

Ajakan itupun bahkan diunggah di media sosial melalui akunFacebook Erniwati dengan ditujukan kepada anggota DPRD Jeneponto, Provinsi Sulsel, DPR RI Dapil 1 Sulsel,para pejabat dan PNS di Kabupaten Jeneponto.

“Kepada yang terhormat, Seluruh Anggota DPRD kabupaten Jeneponto, DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, DPR RI Dapil SulSel 1, Para Pejabat, dan PNS yang ada di Kabupaten Jeneponto, atas nama pribadi dan masyarakat saya memohon kepada para wakil rakyat, Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk membuka mata hatinya terkait masalah Virus Covid-19 yang penyebarannya begitu cepat namun bisa dihindari,” kata Erniwati, kepadaterkini.id, Minggu, 5 April 2020.

Menurutnya, sebagai masyarakat kecil, dirinya belum membutuhkan bantuan berupa Sembako atau pun bentuk bantuan lainnya.

“Maaf, sekedar saran dari orang kecil seperti saya, saat ini masyarakat Jeneponto belum membutuhkan sembako, atau bantuan lainnya, namun hal-hal yang harus kita lakukan bersama adalah kerjasama dalam hal pencegahan, dan itu membutuhkan biaya yang sangat besar dimana harus menyediakan APD sebelum ada Pasien Positif Corona dan juga kita harus menghargai jasa-jasa tenaga medis dan harus peduli pada peningkatan gizi bagi mereka,” ujarnya.

Baca juga:

Dalam mewujudkan ketersediaan APD guna pencegahan penyebaran Covid-19 di Jeneponto, maka dirinya meminta kepada kepada wakil rakyat dan para pejabat di Jeneponto untuk sukarela menyumbangkan gajinya untuk penanganan Covid-19.

“Saya penjual Gogos di Boyong mengajak bapak-bapak dan ibu-ibu yang sudah menikmati gaji yang berasal dari rakyat, agar dengan sukarela menyumbangkan sedikit gajinya untuk pencegahan Covid-19, demi kita semua,” harapnya.

Diapun merasa aneh, pasalnya yang dilihat lebih banyak organisasi masyarakat yang peduli dibanding para wakil rakyat.

“Saya heran saja, kok ormas lebih banyak yabg peduli dibandingkan kalian (wakil rakyat dan para pejabat) yang harusnya berada di barisan terdepan, juga para pengusaha, dan masyarakat yang mampu, tidak ada salahnya kalau kita bersama-sama saling membantu demi kebaikan bersama, Inshaa Allah, Allah akan membalas dengan berlipat ganda,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan isi hatinya itu karena mendengar dan melihat sudah banyak tenaga medis yang menjadi korban Covid-19.

“Ini saya ungkanpkan denganbanyaknya dokter dan tenaga medis lainnya di Indonesia yang meninggal karena merawat pasien Covid-19, jadi sebelum ada pasien positif di Jeneponto, kita harus lebih peduli pada pencegahan, saya titip saudara saudariku para tenaga medis agar mereka mendapat perhatian yang lebih, jangan sampai mereka kelelahan, mereka juga harus menjaga kondisi tubuh mereka dalam menangani pencegahan,” tuturnya.

Erniwati juga mengatakan, tenaga medis adalah garda terdepan dalam penanganan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Mereka adalah pahlawan, mereka bekerja bukan hanya untuk diri mereka dan keluarga tapi untuk kita semua, kasihan mereka tenaga medis apalagi hanya tenaga honorer jangan sampai mereka terpapar,” imbuhnya.

Dirinya pun berharap agar para pemangku kepentingan, wakil rakyat untuk tidak salah paham dengan cuitannya, dirinya mengungkapkan dengan hati karena melihat situasi yang terjadi.

“Saya tidak punya niat untuk menjatuhkan mereka, saya hanya berharap pintu hati mereka bisa terketuk, untuk kemaslahatan kita semua, khususnya para tenaga medis kita,” tutup Erniwati.

Komentar

Rekomendasi

Ketua TP PKK Jeneponto: Pancasila Harus Diterapkan Dalam Berbagai Lini Kehidupan

Gubuk Reot Milik Sada yang Dibedah Kodim 1425 Jeneponto Hampir Rampung

Bakal Terapkan Fase New Normal, Bupati Jeneponto: Bukan Berarti Tanpa Protap Covid-19

Ketua TP PKK Jeneponto Silaturahmi Virtual dengan Lies F Nurdin

Komisi I DPRD Jeneponto Tindak Lanjuti Penyaluran BST dan BLT Bermasalah, Termasuk Dugaan Pungli

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar