Curi 34 Ekor Kuda Milik Warga Jeneponto, Rahman Diringkus Polisi

Rahman bin Punu (25), diringkus Tim Pegasus Sat Reskrim Polres Jeneponto berhasil mengungkap pelaku DPO pencuri kuda bernama Rahman bin Punu (25), warga Arungkeke Palajau Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto/Syarief
Rahman bin Punu (25), diringkus Tim Pegasus Sat Reskrim Polres Jeneponto berhasil mengungkap pelaku DPO pencuri kuda bernama Rahman bin Punu (25), warga Arungkeke Palajau Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto/Syarief

Terkini.id, Jeneponto – Tim Pegasus Sat Reskrim Polres Jeneponto berhasil mengungkap pelaku DPO pencuri kuda bernama Rahman bin Punu (25), warga Arungkeke Palajau Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto

Penangkapan DPO selama kurang lebih setahun itu yang dipimpin Aipda Abdul Rasyad di back up oleh Resmob Polda SulSel, berdasar, LP / B / 213 / VII / 2018/ Sulsel / Res jpt. Sp. Kap / 63 / VI / 2019 / Reskrim

“Pelaku tersebut dibekuk didalam kandang ayam diatas rumahnya beralamat di Perumahan Naila Garden, Jalan Merdeka Kota Palopo pada hari Jum’at kemarin,” jelas Aipda Abd Rasyad kepada terkini.id,Minggu,16 Juni 2019.

Rasyad mengatakan, saat diintrogasi di Kantor Polres Palopo, pelaku mengakui ternak kuda yang sudah di curinya itu, dijemput oleh temannya menggunakan mobil APV dan menjualnya kembali ke Nurdin yang DPO dengan harga bervariasi.

“Pelaku juga mengakui saat melakukan aksinya di bersama dengan empat temannya, yaitu. La’lang, Bali, Juma dan Sampara juga masih DPO,” ungkapnya

Menurut, Rasyad, Pelaku dibawah ke Polres Jeneponto pada Sabtu, 16 Juni 2019 kemarin dan pelaku sempat meminta agar borgolnya dilepas.

“Pelaku berdalih tangannya membengkak karena perjalanan yang terlalu jauh. Pelaku sempat memberontak dan berusaha melarikan diri sehingga dilakukan pengejaran dan tembakan peringatan, namun tak diindahkan. Terpaksa kami lumpuhkan dengan tembakan terarah ke kaki kanannya,” tuturnya.

Dari hasil interogasi. pelaku mengakui telah mencuri 34 ekor kuda,”Pelaku melakukan aksinya di Borong Tala Arungkeke, 3 ekor kuda, Alla – Alla Arungkeke, 6 ekor kuda, Borong Lamu, Arungkeke 2 ekor, Pallengu, Arungkeke 2 ekor, Bonto Manai, Batang 1 ekor, Pammesorang Batang 3 ekor, Bongki Galung Batang 3 ekor, Kalumpang Lompoa Arungkeke 3 ekor, Bonto Je’ne 4 ekor, Pallantikan, Arungkeke 3 ekor, Bungeng, Batang 2 ekor, Batu Maccing, Batang 2 ekor,” ujarnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini