Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Oknum Anggota DPRD Jeneponto Ini Diserahkan ke Kejari

Tersangka AM saat keluar dari kantor Kejari Jeneponto usai menjalani pemeriksaan

Terkini.id, Jeneponto – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto telah menerima tersangka dan berkas perkara kasus dugaan korupsi pembangunan jembatan Bosalia dari penyedik Polres Jeneponto, Jumat, 7 Agustus 2020.

Hal ini diungkapkan Kasi Pidsus Kejari Jeneponto, Saut Mulatua, saat ditemuiterkini.iddi kantor Kejari Jeneponto, Jalan Sultan Hasanuddin Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu.

“Tadi sekitar pukul 11.00 Wita, kami telah menerima tersangka dan berkas barang bukti dalam perkara tindak pidana korupsi pembangunan jembatan Bosalia tahun anggaran 2016, tersangkanya inisial AM,” kata Saut Mulatua.

Dalam kasus ini, penyidik Polres Jeneponto mentapkan 5 orang tersangka dan diserahkan dengan tiga tahap.

“Sesuai hasil perhitungan BPK, Kasus kasus tersebut diduga merugikan negara sebanyak Rp 669 juta lebih, dan tahap pertama Penyidik Polres menyerahkan 3 tersangka dan berkas barang buktinya, kedua menyerahkan satu orang tersangka dan tadi satu orang tersangka, jadi kasus tersebut menyeret 5 orang tersangka,” jelas Saut Mulatua.

Menarik untuk Anda:

Lebih lanjut, Saut Mulatua mengatakan, setelah menerima tersangka inisial AM, Kejari langsung melakukan pemeriksaan.

“Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka selama kurang lebih 2 jam, Insya Allah dalam waktu dekat kami akan melimpahkan berkasnya ke Pengadilan,” terang Saut Mulatua.

Saut Malatua menambahkan, AM ditetapkan sebagai tersangka karena perannya sebagai pengguna anggaran.

“Beliau merupakan pengguna anggaran, dia Kepala Dinas PU saat itu,” ujarnya.

Diketahui, dalam kasus dugaan korupsi Proyek pembangunan Jembatan Bosalia tahap I tahun 2016 itu menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 669 juta.

Polres Jeneponto menetapkan, MT, AM, AS, RM dan AA sebagai tersangka pada Rabu, 20 Agustus 2019.

Tersangka AM diketahui merupakan anggota DPRD Jeneponto dari partai Nasdem, yang terpilih melalui daerah pemilihan I meliputi Kecamatan Binamu dan Turatea.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Wakil Bupati Sebut Akuntabilitas Pemkab Jeneponto Berada Pada 50,26 Persen

Hasil Tes Usap Sekda Jeneponto dan Keluarga Dinyatakan Negatif

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar