Terkini, Makassar – Tahapan wawancara Jamsostek Award Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 resmi ditutup di The Rinra Hotel Makassar, Rabu (22/7/2026).
Pada hari terakhir tersebut, sebanyak 10 pemerintah kabupaten/kota memaparkan berbagai inovasi, strategi, dan komitmen dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Universal Coverage Jamsostek (UCJ).

Pemerintah daerah yang mengikuti wawancara penutup meliputi Kabupaten Toraja Utara, Enrekang, Luwu, Wajo, Luwu Timur, Bulukumba, Tana Toraja, Sidenreng Rappang (Sidrap), serta Kota Makassar dan Kota Palopo. Masing-masing daerah mempresentasikan capaian maupun inovasi yang telah dijalankan untuk meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku mengatakan Jamsostek Award merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada pemerintah provinsi, kabupaten/kota, pemerintah desa, badan usaha, hingga pelaku usaha yang menunjukkan komitmen, inovasi, dan kontribusi nyata dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Ia menjelaskan penghargaan tersebut merupakan kolaborasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan, dan BPJS Ketenagakerjaan yang telah diselenggarakan sejak 2017.
- Rusak Dimasa Pemeliharaan, Kontraktor Peningkatan Jalan Wajib Perbaiki, Polres Jeneponto Pastikan Pengawasan Ketat
- Kalla Institute Gelar Donor Darah Dalam Rangka Dies Natalis Ke 7 Tahun
- Komisi II DPRD Jeneponto Sinergi dengan PLN UID Sulselrabar, Genjot Optimalisasi PPJ dan PJU
- Bupati Sidrap Datangi Lokasi Kebakaran, Serahkan Bantuan dan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
- Wabup Gowa Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Gowa Kembali Raih Opini WTP ke-14
Memasuki penyelenggaraan tahun kesembilan, ajang tersebut resmi menggunakan nama Jamsostek Award, menggantikan nama sebelumnya, Paritrana Award.
“Jamsostek Award merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada pemerintah daerah, pemerintah desa, badan usaha, dan pelaku usaha yang menunjukkan komitmen, inovasi, serta kontribusi nyata dalam mewujudkan Universal Coverage Jamsostek,” ujarnya.
Menurutnya, penghargaan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mendorong pemerintah daerah untuk semakin aktif memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja miskin, pekerja informal, dan kelompok rentan lainnya.
“Harapan kami, manfaat program Jamsostek semakin luas sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mencegah munculnya kemiskinan baru akibat risiko sosial ekonomi yang dialami pekerja,” katanya.
Pada sesi presentasi, setiap kepala daerah memaparkan langkah strategis yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
