Penyaluran Bantuan Sosial Tunai Kemensos di Sulsel Capai 85 Persen

Terkini.id, Sulsel – PT Pos Regional X Sulawesi Maluku mencatat penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) gelombang II mencapai 85 persen untuk wilayah 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan hingga September 2019 sesuai target waktu dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Manager Kesekretariatan dan Hukum PT Pos Regional X Sulama, Slamet Widodo di Makassar mengemukakan, penyaluran BST gelombang ke II terdiri dari enam bulan, terhitung sejak Juli hingga Desember dengan nilai Rp300 ribu per bulan.

Sementara pada gelombang ke II disalurkan untuk tiga bulan yakni Juli, Agustus dan September. Sehingga setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berhak menerima 900 ribu rupiah pada penyaluran periode pertama ini.

Baca Juga: Bansos PKH Cair Bulan Ini, Kemensos: yang Belum Terdaftar Bisa...

“Berdasarkan target pusat, kami diberi waktu hingga hari Jumat (25/9) untuk penyaluran dan dimulai sejak 18 Agustus lalu di luar dari wilayah cluster III untuk wilayah terpencil. Ini targetnya hingga 30 September,” ungkap Slamet saat diwawancara, Kamis 18 Februari 2021.

Slamet mengemukakan, keterlambatan penyaluran tersebut terjadi karena adanya tambahan jangka waktu penyaluran (susulan), yang sebelumnya BST ini hanya untuk dua bulan, kemudian Kementerian Sosial menambah satu bulan menjadi tiga bulan.

Baca Juga: Anggarkan Rp2,4 Miliar untuk Penghijauan Kantor Kemensos, Musni Umar Sindir...

“Ini yang membuat kami harus berulang menyalurkan, seperti di beberapa daerah Makassar, kita harus kembali salurkan lagi untuk satu bulan susulan oleh Kemensos. Jadi tim kembali kumpulkan KPM, dan ini butuh waktu,” katanya.

Adapun persentase penyaluran BST Gelombang ke II di masing-masing kantor cabang PT Pos yang tersebar di Sulawesi Selatan yakni Pos Makassar 93,62 persen, Parepare 92,39 persen, Palopo 87,34 persen, Bulukumba 88,23 persen dan Watampone 64,87 persen.

“Jika ini dirata-ratakan maka capaian kami baru 85,29 persen. Sekarang kami tetap bergerak melakukan penyaluran. Meski memang kerja dua kali karena adanya penyaluran susulan satu bulan itu,” ujarnya.

Baca Juga: Anggarkan Rp2,4 Miliar untuk Penghijauan Kantor Kemensos, Musni Umar Sindir...

Citizen Reporter : Ibrahim

Bagikan