Penyebab Baby Blues, Sindrom yang Bikin Ibu Tega Kubur Bayinya Hidup-hidup

Kondisi bayi Dian Asriani setelah dikubur hidup-hidup oleh ibunya.(ist)
Kondisi bayi Dian Asriani setelah dikubur hidup-hidup oleh ibunya.(ist)

Terkini.id – Peristiwa bayi perempuan berusia lima bulan bernama Dian Asriani yang dikubur hidup-hidup oleh ibu kandungnya sendiri menghebohkan banyak pihak.

Bayi tersebut dikuburkan ibunya, Wartini (35)  di belakang rumah di Kampung Pasirmuncang, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Purwakarta, pada Rabu 27 Maret 2019.

Beruntung kerabat Wartini, yakni Atikah (32) langsung curiga saat dia tak melihat bayi Wartini di rumahnya. Apalagi, bayi tersebut hilang tanpa sebab.

Atikah pun langsung mencurigai sebuah tanah bekas ditimbun di belakang rumahnya. Saat digali, ternyata bayi tersebut dikubur hidup-hidup oleh Wartini.

Lokasi penemuan bayi Dian Asriani.(liputan6)

Bayi itu pun kini mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Mengapa sang ibu tega mengubur hidup-hidup bayinya? Apakah itu menunjukkan hilangnya rasa kemanusiaan sang ibu?

Belum tentu. Wartini bisa saja mengidap sindrom baby blues. Sindrom ini bisa menjangkit siapapun di sekitar kita.

Apa tanda-tanda sindrom baby blues?

Dilansir dari berbagai sumber, baby blues merupakan sebuah gejala depresi yang membuat perasaan ibu selalu sedih selama hari-hari setelah melahirkan. Rasa depresi itu sangatlah normal.

Jika anda atau istri Anda yang baru saja melahirkan menjadi lebih mudah menangis, mudah tersinggung, bahkan merasa tertekan, kemungkinan mengalami sindrom baby blues ini.

“Baby blues” juga dikenal sebagai postpartum blues atau postpartum distress syndrome.

Nah, saat kondisi ini menjadi parah, ibu bisa melakukan hal-hal yang nekat. Seperti membuang bayi, tidak peduli dengan bayinya, dan lain-lain.

Bagaimana menghindarinya?

Ini yang perlu Anda tahu, baby blues itu sebenarnya muncul dari orang-orang sekitar. Bisa dari suami dan orang orang terdekat.

Apa yang membuatnya tertekan? Sang ibu bisa tertekan ketika tidak mendapat dukungan suami dan keluarga.

Baby blues bisa karena orang dekatnya  yang datang malah menyinggung bayinya yang terlalu ringan, kecil, dan menyinggung kekurangan-kekurangan pada ibu.

Bukannya memotivasi, sindiran-sindiran tersebut bisa berakibat parah ke kondisi psikologis sang ibu loh!

Wanita setelah melahirkan itu perasaannya sensitif banget dan butuh dukungan dari orang terdekat.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Health

10 Langkah Menurunkan Nyeri Asam Lambung

Terkini.id, Jakarta - Sakit asam lambung seringkali datang tak diduga. Saat kambuh, sebaiknya jangan langsung mencoba obat-obatan kimia yang banyak dijual.Pola makan, tingkat stres
Health

Penelitian, Pria Berkepala Botak Lebih Seksi

Terkini.id, Makassar - Sejumlah pria yang mengalami kebotakan, seringkali tidak percaya diri dengan kepalanya saat menghadiri berbagai acara.Tidak jarang, pria yang mengalami kebotakan menggunakan