Terkini.id, Jakarta – Mantan politisi partai Demokrat Ferdinand Hutahaean (FH) menanggapi kabar tentang adanya penyidik KPK yang mendesak Presiden Jokowi membatalkan hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
Menurut Ferdinand, Presiden tidak bisa membatalkan apa yang telah menjadi putusan terkait hasil TWK tersebut.
Lebih lanjut, Ferdinand menjelaskan bahwa putusan MA maupun MK sudah mengadili dan final.
“Presiden tidak bisa kembatalkan hasil TWK yang sudah final. Bahkan putusan MA MK semua sudah mengadili dan final,” tulis Ferdinand seperti dilihat terkini.id, Jumat, 01 Oktober 2021.
“Kebijakan pemerintah pun sudah menawarkan untuk jadi ASN di Polri dengan pertimbangan2 khusus,” Lanjutnya.
- Penyidik KPK Geledah Kantor Gubernur Jawa Timur Buntut OTT Sahat Tua Simanjuntak
- Penyidik KPK Geledah Kantor PUTR Sulsel, Bawa Satu Koper, 1 Box dan 3 Kardus
- Azis Syamsuddin Mengaku Kecewa pada Robin: Karena Ini, Saya Jadi Terdakwa
- Baswedan Terima Tawaran Polri, Edi Hasibuan: Keahlian Novel Dkk Tidak Perlu Diragukan
- Dewas KPK Albertina Ho: Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Beri Duit Rp3,15 M ke Penyidik
Ferdinand lantas mengatakan bahwa komplotan Novel dkk memang ingin merecoki presiden.
“Kalau begini, Novel dkk memang cuma mau NGERECOKI PRESIDEN SJ. Tolak.!,” pungkas Ferdinand.
Beberapa netizen juga ikut memberikan komentar pada cuitan Ferdinand.
“Saya masih ingat dulu Novel..ancam presiden tidak boleh intervensi KPK.. sekarang novel cs minta tolong suruh presiden intervensi KPK.. yang tolol siapa,” komentar warganet.
“Lhaaaa yg masyarakat saat ini berjuang buat mendapatkan nip… Trus gagal di twk apa harus protes jugaaa…,” komentar warganet lainnya.
“Kelompok pengemis yg sebenarnya, tinggal bok nya itu di buka nnti ada yg lewat trs ngasih recehan,” tulis OneRoyal86.
Ferdinand menuliskan cuitannnya sembari melampirkan tangkapan layar berita yang bertajuk ‘Datang ke Istana, Penyelidik KPK Serahkan Petisi Batalkan TWK’.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
