Terkini.id, Bone – Ada yang menjadi perhatian saat tes CPNS Kabupaten Bone berlangsung di Gedung PKK Kabupaten Bone, Senin pagi 24 Februari 2020.
Seorang peserta tes CPNS, yakni Nurul Awalia Burhan harus digotong oleh personel Satpol PP tidak bisa naik tangga sendiri.
Peserta CPNS yang melamar untuk formasi kedokteran tersebut diketahui harus menggunakan kursi roda ke lokasi tes CPNS.
Nurul Awalia diketahui baru saja melahirkan secara sesar pada 22 Februari 2020 lalu.
Perjuangan Nurul Awalia yang tetap ikut tes meski baru dua hari lalu melahirkan, berbuah hasil.
- Siapkan Tenaga Kerja Unggul, Bupati Jeneponto Buka Pelatihan Vokasi, Tekankan Kualitas SDM Kunci Kesejahteraan
- Gakkum Kehutanan Ungkap Aksi Perambahan Hutan Lindung di Luwu Timur, Dua Orang Diamankan
- Di Sungai Mataparallu, Jejak Kokoh Perjuangan TNI Membangun Jembatan Penghubung Desa Samataring dan Lurah Tolo Timur
- Laptop AI Makin Ringkas, Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Siap Dukung Kreativitas
- Rapat Paripurna DPRD Sulsel, PPP Pertanyakan Hilangnya Potensi Pendapatan Rp1 Triliun
Dari hasil tes berbasis Computer Asisted Test (CAT) tersebut, Nurul Awalia menjadi salah satu peraih nilai tertinggi.
View this post on Instagram
Dia meraih nilai SKD 396 untuk formasi dokter. Peserta lain yang menjadi peraih nilai tertinggi adalah Ummul Haeria, Warga Desa Lempong Kecamatan Bola Kabupaten Wajo, untuk formasi guru, dengan total nilai 410.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
