Peradaban tidak mungkin tumbuh secara utuh apabila salah satu di antaranya dilemahkan.
Ibu sebagai Madrasah Pertama
Salah satu peran paling strategis perempuan dalam membangun peradaban terletak pada fungsi edukatifnya di dalam keluarga.
Seorang ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Dari rahim, dekapan, tutur kata, keteladanan, dan pendidikan seorang ibu, nilai-nilai dasar kehidupan mulai ditanamkan.
Tauhid, akhlak, keberanian, kedisiplinan, kasih sayang, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap ilmu pertama-tama bertumbuh dari lingkungan keluarga.
Karena itulah, ibu sering disebut sebagai al-madrasatul ula—madrasah pertama.
- PDAM Makassar Kerahkan Tangki Air Gratis hingga 24.00 Wita, Ini Nomor Layanannya
- Jelang Munas VIII PSMTI, Dukungan Wilianto Tanta Mengalir dari Sejumlah Daerah
- Di Tengah Musim Kemarau, Pendapatan PDAM Makassar Justru Meningkat
- MLS 2026 Dorong Makassar sebagai Episentrum Kepemimpinan, Bangun Dialog dengan Pemerintah Kota
- 9.9 Special All You Can Eat di Hana Resto, Nikmati Sajian Favorit Sepuasnya Hanya Rp99.026 NET/Pax
Penyair besar Mesir, Hafizh Ibrahim, menggambarkan peran tersebut dengan sangat indah:
“Ibu adalah sebuah madrasah. Jika engkau mempersiapkannya dengan baik, berarti engkau telah mempersiapkan sebuah bangsa yang baik.”
Pernyataan ini bukan sekadar ungkapan puitis. Di dalamnya terdapat pesan peradaban yang sangat kuat.
Ketika seorang perempuan memiliki kecerdasan intelektual, kematangan spiritual, keteguhan moral, dan keluasan wawasan, ia tidak hanya sedang membangun dirinya sendiri. Ia sedang mempersiapkan masa depan generasi.
Ia sedang menyusun cetak biru peradaban
Dari tangan dan pendidikan para ibu, sejarah mencatat lahirnya ulama, pemikir, pejuang, dan pemimpin besar. Nama-nama seperti Imam Syafii, Imam Ahmad bin Hanbal, hingga Muhammad Al-Fatih tidak dapat dilepaskan dari peran keluarga, terutama para ibu yang menanamkan fondasi keimanan, ilmu, dan karakter sejak dini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
