Perempuan Penentu Peradaban: Pilar Utama Pencetak Generasi Gemilang

Perempuan Penentu Peradaban: Pilar Utama Pencetak Generasi Gemilang

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Karena itu, pendidikan perempuan bukan semata-mata persoalan hak individu. Pendidikan perempuan adalah investasi peradaban.

Mendidik seorang perempuan berarti membuka kemungkinan lahirnya generasi yang lebih berilmu, berakhlak, dan memiliki visi masa depan.

Perempuan dan Kekuatan Sebuah Bangsa

Urgensi peran perempuan dalam pembangunan peradaban juga mendapat perhatian dari banyak pemikir lintas zaman.

Ibnu Khaldun, melalui pemikirannya tentang masyarakat dan peradaban dalam Muqaddimah, menunjukkan pentingnya lingkungan keluarga dalam pembentukan karakter dan solidaritas sosial. Keluarga menjadi ruang pertama tempat seseorang mengenal nilai, tanggung jawab, dan ikatan sosial.

Dalam ruang itulah perempuan, terutama seorang ibu, memainkan peran yang sangat penting.

Baca Juga

Syaikh Muhammad Al-Ghazali juga menegaskan bahwa masyarakat yang mengabaikan potensi perempuan dan membiarkannya terperangkap dalam kebodohan sama saja dengan melumpuhkan sebagian besar kekuatannya sendiri.

Pandangan serupa hadir dalam pemikiran Raden Adjeng Kartini. Ia menyadari bahwa kemajuan bangsa sangat berkaitan dengan kemajuan perempuan.

Kartini menulis:

“Dari tangan ibulah anak pertama-tama menerima didikannya. Oleh karena itu, jiwa perempuan harus dimajukan demi kemajuan bangsa.”

Pesan tersebut tetap relevan hingga hari ini.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.