Peringati Hari Kartini, FORSI LHK Sulsel Berbagi Paket Sembako Di Tengah Pandemi Covid-19

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terkini, Makassar- Memanfaatkan momen peringatan Hari Kartini Forsi LHK Sulsel turut meringankan saudara-saudara yang terdampak virus Corona atau Covid-19. Wabah ini sangat mengurangi semua aktivitas termasuk akses fleksibilitas dalam memenuhi sandang, pangan maupun papan. Berbagai kebijakan pembatasan akses diberlakukan di berbagai daerah termasuk Kota Makassar sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Melihat keadaan seperti ini, sejumlah relawan terketuk hatinya bergerak melakukan kegiatan kemanusiaan kepada masyarakat. salah satunya Forum Fungsional Lingkungan Hidup dan Kehutanan (FORSI) Sulawesi Selatan melakukan aksi sosial berupa pembagian sembako. Selasa 21 April 2020. Sebagaimana sebelumnya telah dilakukan aksi serupa.

Forum fungsional (FORSI) lingkungan hidup dan kehutanan (LHK) Sulawesi Selatan merupakan wadah (organisasi) pejabat/pegawai fungsional bidang lingkungan hidup dan kehutanan di Sulawesi Selatan yang anggotanya berjumlah lebih dari 500 orang dan tersebar di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Besar/Balai, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi beserta Cabang Dinas Kehutanan (CDK) maupun Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di seluruh daerah Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan.

Berangkat dari keprihatinan sesama Forsi LHK Sulsel tidak berpangku tangan terjun ke lokasi sasaran pembagian sembako dalam menghadapi dan mengatasi penyebaran virus corona (Covid-19). Aksi sosial yang mengusung tema, “Forum Fungsional Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sulsel peduli peduli Dampak Pandemi Covid-19 (Virus Corona)” melakukan menggalang donasi dari anggota Forsi LHK Sulsel, untuk selanjutnya dilakukan aksi filantropi.

Pembagian sembako dilakukan door to door kepada keluarga terdampak penyebaran virus corona yang berpenghasilan harian dengan paket sembako, terdiri atas beras 5 kg,minyak goreng sebanyak 2 liter dan mie instan. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penumpukan massa.

Menarik untuk Anda:

Dikatakan Hamidah salah satu perwakilan Forsi LHK Sulsel, sebanyak 58 paket sembako telah dibagi kepada warga sekitar lingkungan teman-teman LHK sendiri, contohnya di BPS 2 sebanyak 5 paket sembako dan sudah kita bagikan. Ini merupakan aksi sosial seluruh anggota Forsi LHK Sulsel terhadap warga yang terdampak Wabah Corona.

“Di tempat lain juga sudah dilakukan pembagian sembako, contohnya di Perumahan Bumi Sudiang Raya (Busur) sebanyak 5 paket sembako, di sekitar korwil di P3E Suma, ada SMKN Kehutanan, BPTH ada Litang LHK, diseputaran situ juga ada bagian yang diwakili masing-masing teman dari UPT LHK Sulsel dan Adip perwakilan Dinas Kehutanan 15 paket sembako,” katanya.

Kemudian, untuk BPS I di wakili Sekretaris Rahman, S.Hut sebanyak 5 paket sembako, di Perumahan Kalamang (samping Coca Cola) diwakili oleh Ketua Forsi LHK Sulsel Drs. Ahmad Syihabi bersama Korwil ada 22 paket sembako. Seputaran Perumahan Citra Daya diwakili oleh Rafi’i dibagikan 5 paket sembako, anggota Forsi lainnya, dari Gakkum Wilayah Sulawesi Nafsah di BPS 4 membagikan 1 paket sembako.

“Ini adalah salah satu kegiatan peduli sesama terhadap pandemi Covid-19,” tutup Hamidah.

“Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat menengah kebawah yang sangat memerlukan bantuan karena pendapatan harian mereka yang terganggu akibat pandemi ini seperti para ojek, tukang batu, pemulung, penjahit sepatu keliling dan masyarakat yang memang sangat membutuhkan,” ujar Nafsah.

Senada dengan Nafsah, perwakilan Forsi lainnya, Santi menuturkan bahwa aksi ini, salah satu kepedulian Forsi LHK Sulsel terhadap saudara-saudara kita yang terkena dampak Covid-19.

“Sedikit yang kami berikan dan semoga menjadi mafaat besar bagi saudata-saudara kita yang membutuhkan di masa wabah Corona ini, terpenting segera berlalu dari bumi Kartini ini,” ucap Santi.

Dalam Pembagian Sembako kepada warga tersebut Forum Fungsional Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sulawesi Selatan meminta agar warga mematuhi instruksi Pemerintah dan melakukan Social Distancing, hindari kerumunan dan lakukan pola hidup bersih dan sehat, sehingga rantai penyebaran corona dapat diputuskan.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Test Swab Tidak Menyakitkan, Ketika Alatnya Masuk, Geli!

Berhasil Dapat 9 Pencapaian, FKIP UIM Gelar Syukuran

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar