Terkini.id, Jakarta – Perkembangan terbaru kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang makin hari makin bertambah.
Kendati demikian, hingga saat ini, hingga sebulan lamanya, pelaku pembunuhan tak kunjung terungkap.
Kepolisian Republik Indonesia atau Polri belakangan bahkan mulai turun tangan membantu Polres Subang dalam memecahkan kasus pembunuhan yang menewaskan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Sari.
Hasilnya, proses pemeriksaan serta penyelidikan kini disebut menjadi lebih cepat dan terukur.
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, kasus yang terjadi di Desa Jalancagak, Subang, Jawa Barat tersebut merupakan pembunuhan berencana sehingga pelaku bisa terancam hukuman berat.
- Sebut Pelaku Subang Muncul di Berita, Qorin Pengendara Nmax Ngaku Disuruh dan Dibayar: Yang Tua, Orang Tua
- Duga Yosef Terlibat Kasus Subang, Pakar: Dia Diduga Merusak TKP
- Pengakuan Jin Subang: Pembunuh Tuti Amel Perempuan, Bukan Keluarga Korban
- Handphone Amalia yang Sempat Ditelepon Yosef Dicari Warga, Pembunuhan Subang Bakal Terkuak?
- Kasus Penemuan Mayat di Dalam Mobil, Ketua RT Setempat yang Menjadi Saksi Dipanggil Polisi
“Kasus tindak pidana pembunuhan berencana ya, penyidik menyimpulkan kasus ini merupakan tindak pidana pembunuhan dan direncanakan. Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP,”ujar Kombes Ahmad, di kantornya yang berlokasi di Jakarta Selatan (Jaksel), dikutip terkini.id via Hops pada Minggu, 19 September 2021.
Ia menjelaskan, hal tersebut diketahui setelah penyidik melakukan analisis mendalam terhadap temuan yang dikumpulkan.
Menurutnya, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi hingga mengecek rekaman CCTV di TKP.
Kombes Ahmad menjabarkan ada 55 CCTV yang diperiksa penyidik, yaitu tersebar dari Kota Bandung menuju TKP pembunuhan di Subang.
Melalui rekaman itu, penyidik lantas melihat kesesuaian antara keterangan-keterangan saksi dengan CCTV.
Dari kecocokan keterangan saksi dan rekaman CCTV, lanjutnya, penyidik menduga pelaku pembunuhan menggunakan mobil Avanza putih dan motor NMAX biru.
Polisi Pantau Saksi yang Dicurigai Pelaku Pembunuhan Subang
Ramadhan mengatakan pelaku pembunuhan meninggalkan jejak di TKP berupa helm yang tertinggal.
Nantinya, sampel DNA pada helm itu akan dicocokkan dengan DNA milik para calon tersangka.
“Ada beberapa barang bukti yang tertinggal, seperti helm. Di sana dari helm tersebut kita sudah mendapatkan sampel dari helm yang tertinggal,” ungkapnya lagi.
“Tinggal kita mencari sampel pembanding dari orang-orang yang nanti akan diduga sebagai tersangka.”
Sejauh ini, ia memastikan bahwa sudah ada saksi potensial yang diduga menjadi pelaku pembunuhan. Hanya saja, ia belum mau menyebut nama secara spesifik.
“Mencari dan memeriksa saksi-saksi lain yang dinilai ada kaitannya dengan tindak pidana ini. Kemudian kita akan melakukan pengawasan intensif terhadap saksi potensial dan orang-orang lain yang diduga pelaku,” tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
