Terkini.id, Makassar – Peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM di Maluku dinilai perlu berakselerasi di tengah pandemi Covid-19. Memperkenalkan produk unggulan di luar daerah merupakan satu alternatif.
Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Maluku tumbuh 4,17 persen pada 2021.
Ketua Dekranasda Maluku Widya Pratiwi Murad mengaku pihaknya bakal menghelat pagelaran Maluku Baileo Exhibition di Kota Makassar. Hal itu, kata dia, merupakan kegiatan perdana.
“Semoga UMKM kita bisa terbantu dengan kegiatan ini. Ini pilihan provinsi pertama, setelah ini akan beralih ke provinsi lain,” kata Widya, Jumat, 21 Januari 2022.
Pada pagelaran ini, ia mengatakan pihaknya bakal memperkenalkan produk Maluku yang tak kalah dari provinsi lain.
Ada 65 UMKM yang akan hadir dalam kegiatan Maluku Baileo Exhibition. Kegiatan tersebut bakal berlangsung pada 4-6 Februari 2022 di Mal Ratu Indah Makassar.
Selain itu, pihaknya juga bakal menghadirkan 360 pelaku bisnis dari kawasan Timur Indonesia.
“Makassar adalah gerbang Indonesia Timur sebab itu kami memilih di sini,” kata Ketua Tim Gubernur Percepatan Pembangunan (TGPP) Maluku, Hadi Basalamah.
Kepala DPM PTSP Maluku, Syuryadin Sabirin menyebut 65 UMKM asal Maluku yang akan berpartisipasi bakal memperkenalkan ratusan produk unggulan.
“Kita juga memiliki banyak potensi, itu kita perkenalkan,” jelasnya.
Pada kegiatan Baileo Exhibition, ia mengatakan pihaknya juga akan memperkenalkan potensi pada sektor perikanan, pariwisata, pertanian dan pertambangan Maluku terhadap para investor.
“Sektor perikanan, pariwisata, pertanian, pertambangan, minimal 10 investor di tiap sektor,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
