Terkini.id, Makassar – Di tengah Pandemi Covid-19 yang belum juga usai, PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) terus berupaya mendukung kelancaran arus logistik terutama di wilayah timur Indonesia.
Bersama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Karantina Pertanian Makassar dan sejumlah eksportir, BUMN operator pelabuhan ini melakukan pengiriman sebanyak enam komoditas pertanian unggulan ke berbagai negara melalui Dermaga Soekarno Hatta Terminal Petikemas Makassar (TPM) pada Sabtu (14 Agustus 2021).
Pengiriman enam komoditas yakni kacang mede, kakao bubuk, kakao pasta, kakao biji, porang dan cabai ini merupakan bagian dari giat “Merdeka Ekspor Pertanian 2021” menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-76 yang digelar serentak secara nasional di 17 pelabuhan besar di Indonesia dan dilepas oleh Presiden RI Joko Widodo secara daring.
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa kegiatan ini penting dilakukan, terlebih sektor pertanian adalah sektor yang tangguh dan memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang mampu bertahan dari hantaman pandemi Covid-19, di mana ekspor pada 2020 lalu mencapai Rp451,8 triliun atau naik 15,79 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp390,6 triliun,” kata Jokowi dalam sambutannya saat membuka Merdeka Ekspor 2021.
- Kentang Mustofa, Camilan Binaan SPJM dari Tapoji Food Wajib Dicicipi di Makassar
- Songsong Integrasi BUMN Pelabuhan, Pelindo IV Bangun Model Bisnis Baru
- Terapkan Protokol Kesehatan, Pelindo IV Gelar Pendidikan dan Pelatihan BST dan SKK Bagi Nelayan
- Dukung Pertumbuhan Perdagangan dan Ekonomi Baru Sulsel, Pelindo IV Bangun Dry Port di Sidrap
- Kementerian BUMN Angkat Staf Khusus Wapres RI Sukriansyah S Latief Jadi Komisaris Pelindo IV
Jokowi mengatakan, ekspor pertanian pada semester pertama tahun ini, yakni dari Januari sampai Juli juga cukup membanggakan, yaitu mencapai Rp282,86 triliun atau naik 14,05 persen jika dibandingkan periode yang sama pada 2020 yang hanya sebesar Rp202,05 triliun.
Peningkatan ekspor pertanian, kata Jokowi juga dinilai cukup memuaskan karena sejauh ini mampu berdampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan.
Hal ini bisa dilihat dari angka Nilai Tukar Petani (NTP) nasional yang mencapai 99,60 pada Juni 2020 dan secara konsisten meningkat hingga Desember 2020 sebesar 103,25 serta Juni 2021 mencapai 103,59.
“Ini sebuah kabar yang baik yang bisa memacu semangat petani-petani kita untuk tetap produktif di masa pandemi. Tadi juga disampaikan oleh Pak Menteri (Syahrul Yasin Limpo) bahwa kegiatan ekspor beras sudah dimulai ke Arab Saudi,” katanya.
Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menyampaikan terima kasih atas perhatian kepala negara terhadap sektor pertanian Indonesia, terutama dalam mendukung kegiatan Merdeka Ekspor 2021 di 17 pintu ekspor yang memiliki nilai devisa mencapai Rp7,29 triliun.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
