Pernah Bubarkan Kemensos, Alasan Mendiang Gus Dur: Karena Korupsinya Banyak

Pernah Bubarkan Kemensos, Alasan Mendiang Gus Dur: Karena Korupsinya Banyak

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video lawas yang memperlihatkan pernyataan dari mendiang Gus Dur mengungkap alasan dirinya bubarkan Kemensos atau yang dulunya disebut Departemen Sosial, viral di media sosial.

Video lawas mendiang Gus Dur ungkap alasan dirinya bubarkan Kemensos itu viral usai diunggah pegiat media sosial Eko Widodo, seperti dilihat pada Senin 11 Juli 2022.

Dalam narasi unggahannya, Eko Widodo menyebut bahwa Depsos atau Kemensos dulunya telah dibubarkan oleh Gus Dur namun dihidupkan kembali oleh Megawati.

Ia pun mengutip ulang pernyataan Gus Dur dalam video unggahannya itu soal alasan Presiden ke-4 itu membubarkan Kementerian Sosial.

Menurut Eko Widodo, alasan dari Gus Dur tersebut sekarang ini semakin terbukti.

Baca Juga

“Kemensos/depsos dulu dibubarkan Gus Dur lalu dihidupkan kembali oleh Megawati.. Alasannya krn tikusnya sdh menguasai lumbung Kini makin terbukti.. Yang setuju silakan retweet!!,” cuit Eko Widodo.

Pernah Bubarkan Kemensos, Alasan Mendiang Gus Dur: Karena Korupsinya Banyak

Dilihat dari video itu, tampak Gus Dur tengah diwawancara oleh Andy F Noya dalam program Kick Andy.

Andy pun mengatakan kepada Gus Dur bahwa keputusan ulama itu membubarkan Depertemen Sosial itu masih menjadi perdebatan publik.

“Masih menjadi perdebatan sampai sekarang adalah ketika Gus Dur membubarkan Departemen Sosial dan Departemen Penerangan,” kata Andy F Noya kepada Gus Dur.

Host Kick Andy itu pun kemudian mempertanyakan kepada Gus Dur terkait alasannya membubarkan Departemen Sosial pada masa pemerintahannya tersebut.

“Departemen Sosial dulu, apa alasannya? Sementara banyak orang terlantar yang harus ayomi oleh departemen itu,” tanya Andy.

Menjawab pertanyaan itu, Gus Dur pun beralasan membubarkan Kemensos lantaran departemen itu korupsinya banyak.

“Karena departemen itu yang mestinya mengayomi rakyat ternyata korupsinya gede-gedean, sampai hari ini,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.