Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto telah menyusun skema agar masyarakat bisa tetap aman saat beribadah pada Bulan Ramadan.
“Yang bisa masuk ke dalam masjid yang sudah divaksin dan yang sudah terpapar Covid-19,” kata Danny, Rabu, 24 Maret 2021.
Setiap warga Makassar, kata Danny, nantinya memiliki dokumen atau sertifikat yang dilengkapi barcode. Hal itu digunakan untuk mendeteksi orang saat menjalankan ibadah Ramadan di masjid.
“Yang belum disuntik vaksin, hanya dibolehkan beribadah di luar masjid. Dengan catatan, harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” sebutnya.
Selain itu, Danny menginginkan imam dan khatib disuntik vaksin terlebih dahulu sebelum memasuki Bulan Ramadan.
- Zakat Fitrah Wajib di Bulan Ramadan, Siapa yang Berhak Menerima?
- Inflasi Sulsel Maret 2024 Capai 2,75% karena Lonjakan Pola Konsumsi Saat Ramadan
- Misteri Malam Lailatul Qadar: Cari Tanda-tandanya di 10 Hari Terakhir Ramadan
- Tips Efektif Khatam Al Quran Selama Bulan Ramadan
- Berbagi Takjil Bersama Siswa UPT SPF SD Negeri Pongtiku 2 Makassar
Hal ini agar jemaah merasa lebih aman dan nyaman melaksanakan salat tarawih maupun ibadah lainnya di masjid.
“Ini kebijakan baik. Saya berharap, sebelum Ramadan seluruh imam masjid sudah divaksin,” tambahnya.
Lebih lanjut, Danny mengatakan pelaksanaan vaksinasi di Kota Makassar pada bulan Ramadan akan dilakukan pada malam hari.
Keputusan itu diambil dengan pertimbangan hasil konsultasi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Dia memandang vaksinasi pada malam hari akan berjalan lancar dan aman karena dilakukan setelah berbuka puasa.
“Ini sudah saya konsultasikan dengan MUI,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
