Terkini.id, Jakarta – Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM), Sebby Sambom mempertanyakan kemampuan Densus 88 perihal penangkapan KKB Papua.
“Densus punya kemampuan lawan gerilyawan bisa kah? Kami ini gerilyawan,” ujar Sebby dikutip dari IDN Times, Kamis 6 Mei 2021.
Sebby bahkan menyoroti aksi Densus 88 yang menurutnya teledor, menangkap hingga menembak warga sipil tak bersalah.
“Dan yang jelas Densus akan tangkap orang sembarang, dan juga akan tembak orang sembarang,” tudingnya.
Tak hanya itu, Sebby juga menyebut bahwa TNI-Polri hanyalah pembohong.
- Permintaan Benny Wenda Bebaskan Pilot Susi Air Ditolak, OPM: Dia Siapa?
- Deklarasikan Perang, 33 Panglima OPM: Kepada Joko Widodo, Tidak Boleh Macam-Macam
- Ini Wajah Oknum TNI Penghianat yang Jual Peluru ke OPM: 10 Butir, Harganya 2 Juta!
- Geram ke Mahfud Soal PKI, Netizen: Gak Berkaca Anggota TNI Membelot Jadi OPM? Itu Bukti Ideologi Tak Pernah Mati!
- Ustadz Andri Kurniawan: Musuh Umat Islam di Indonesia Bukan Orang Kafir, 'Stigma Radikal dan Teroris' Hanya untuk Muslim
Menurutnya, TNI-Polri mengancam keselamatan warga asli Papua, jadi ia meminta agar pihak TNI-Polri stop melakukan penipuan publik.
“Itu TNI-Polri bohong, karena faktanya masyarakat asli Papua tidak aman karena operasi militer yang brutal, jadi TNI-Polri stop penipuan publik,” kata Sebby.
“Karena kami ketahui bahwa TNI-Polri hanya akan lindungi orang-orang imigran saja, dan orang asli Papua tetap tidak aman, dan ancaman oleh kejahatan TNI-Polri,” imbuhnya.
Di samping itu, Sebby mengatakan bahwa sebaiknya warga pendatang di Papua Barat segera pindah.
Berbeda dengan warga pendatang, Sebby mengatakan bahwa pihaknya siap menjamin keselamatan warga asli Papua.
“Masyarakat sipil itu OPM itu sudah, mereka aman dilindungi TPNPB, karena mereka takut operasi militer oleh Indonesia,” kata Sebby.
“Oleh karena itu kami mengimbau kepada orang imigran segera tinggalkan Papua Barat,” lanjutnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
