Terkini.id, Jakarta – Oknum TNI penghianat yang jual peluru ke OPM kini tertangkap, dirinya mengaku menjual 10 butir peluru dengan harga 2 juta rupiah.
Sebagaimana diketahui bahwa gerakan separatis dan teroris OPM masih ada di Papua, kini kabar buruk menimpa Indonesia, oknum TNI penghianat dengan tega menjual 10 butir peluru ke pihak OPM.
Kabar itu tentu saja menjadi duka bagi masyarakat Indonesia, pasalnya penghianatan tentu saja tidak bisa dibenarkan.
Sebagaimana diketahui bahwa setiap pasokan persenjataan ke OPM sama saja memperpanjang tindakan separatis dan tetoris.
Tindakan itu tentu saja dapat memakan banyak korban, yang menjadi korban tentu saja adalah masyarakat sipil setempat.
Selama ini TNI sedang berjuang memberantas OPM di tanah Papua, untuk mempertahankan wilayah kekuasaan dan persatuan Indonesia.
Namun, TNI dan masyarakat Indonesia harus dibuat sakit hati dengan kabar adanya oknum TNI penghianat.
Diwartakan bahwa oknum TNI penghianat itu bernama Paspen Kurniawan Kagola, pangkat yang dijabatnya adalah Paraka, ia menjual 10 butir peluru ke OPM dengan harga 2 juta rupiah.
Pernyataan itu disampaikan pelaku dalam sebuah video yg direkam oleh pihak TNI Indonesia, dalam video itu pelaku menyampaikan pengakuan.
Video itu diunggah oleh akun twitter @NegeriKolam, sebagaimana dilansir Terkini.id pada Kamis, 9 Juni 2022.

“Nama : Paspen Kurniawan Kagola
Pangkat : Paraka
NRP : 31140286441094
Jabatan : Tamundilu Toncom Yonif 743 (Kapten)
Menjual 10 Butir Peluru Dengan Nominal Rp 2000.0000,- Kepada Teroris OPM,” tulis pegiat twitter itu.
“Jelas Penghianatan Terhadap NKRI,” tulisnya menandaskan cuitan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
