Berdasarkan laporan pemerintah Bolivia yang dikutip kantor berita AFP, sekitar 30 persen dari uang yang diangkut pesawat tersebut dilaporkan telah dijarah warga setelah kecelakaan terjadi.
Bank Sentral Batalkan Seluruh Uang
Menanggapi kejadian tersebut, Bank Sentral Bolivia mengambil langkah tegas dengan membatalkan seluruh uang kertas yang diangkut dalam pesawat Hercules tersebut.
Uang dengan nomor seri tertentu dinyatakan tidak lagi memiliki nilai hukum dan tidak dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah.
Presiden Bank Sentral Bolivia, David Espinoza, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diambil untuk mencegah uang hasil penjarahan digunakan di masyarakat.
- Kasus Jalan Kontroversial 11,4 Miliar, Polres Jeneponto Panggil Kabid Bina Marga, Konsulta Hingga Pelaksana
- Tim Resmob Polres Jeneponto Tangkap Dua Pengedar Miras Ballo Ilegal, Warga Gowa
- Munafri-Aliyah: Digitalisasi Pemkot Makassar Harus Berdampak Nyata, Bukan Sekadar Seremoni
- Putri Dakka Selangkah Lagi Jadi Anggota DPR RI, Gantikan Rusdi Masse
- Hari Pertama Sekolah di Bulukumba, Andi Utta Ingatkan Bahaya Bullying dan Kekerasan Seksual
“Saya ingin memperjelas kepada mereka yang mencoba mengambil uang dari pesawat yang terlibat dalam tragedi ini bahwa uang ini tidak memiliki nilai hukum. Upaya untuk menggunakan uang ini adalah kejahatan,” ujarnya.
Bank Sentral Bolivia juga menyediakan sistem pengecekan nomor seri uang melalui situs resmi agar masyarakat dapat memastikan apakah uang yang mereka miliki masih berlaku atau tidak.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Bolivia Marcelo Salinas mengimbau masyarakat untuk menghormati masa berkabung dan tidak melakukan tindakan kriminal di lokasi kejadian.
“Kami meminta semua pihak yang melakukan tindakan vandalisme di daerah ini untuk menahan diri dan menghormati masa berkabung dan duka yang kami alami di masa sulit ini,” kata Salinas.
Hingga saat ini, pemerintah Bolivia masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan pesawat Hercules tersebut, termasuk kemungkinan faktor teknis, kesalahan operasional, maupun faktor lainnya yang menyebabkan pesawat mengalami kecelakaan saat pendaratan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
