Terkini, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memimpin Apel Pagi dalam rangka emperingati Hari Kartini, di Kantor Balai Kota Makassar, Senin, 21 April 2025.
Dalam apel tersebut, Munafri membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifah Choiri Fauzi.
Dalam amanatnya, Menteri PPPA Arifah mengajak seluruh masyarakat untuk mengenang semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan Indonesia.
“Hari ini kita memperingati Hari Kartini, sebuah momen penting untuk menghormati perjuangan Raden Ajeng Kartini dan seluruh perempuan Indonesia yang telah menyalakan obor perubahan,” ujar Appi sapaan akrab Munafri saat membacakan amanat tersebut.
Lebih lanjut Appi menyebutkan bahwa RA Kartini dianggap sebagai simbol keberanian di dalam berpikir melampaui zamannya.
- May Day 2026 di Makassar Disiapkan Meriah, Wali Kota Munafri: Harus Jadi Momentum Kebahagiaan Buruh
- Desa Cantik, Data Berkualitas, Jeneponto Menuju Kemajuan Berbasis Informasi
- ATR/BPN Perkuat Kanal Pengaduan Digital, Dorong Transparansi Layanan Publik
- Membentuk Jejaran Harapan Masa Depan Petani, Jalan Rabat Beton TMMD ke-128 Makin Nyata
- Bupati Syaharuddin Alrif Luncurkan Desa Binaan MUI, Perkuat Akidah hingga Ekonomi Warga Sidrap
Sejak usia muda, Kartini telah menyuarakan ketidakadilan terhadap perempuan dan bangsanya serta meyakini bahwa kemajuan bangsa tidak akan tercapai tanpa kemajuan perempuan.
Kini, Indonesia telah menjadi negara yang lebih adil, di mana perempuan bebas untuk bermimpi, menentukan pendidikan, dan mengatur nasibnya sendiri.
Namun meski telah lebih dari satu abad sejak RA Kartini menulis pemikirannya, tantangan bagi perempuan masih ada. Beberapa di antaranya adalah masalah pekerjaan, perlindungan hukum, dan juga ruang untuk mengambil keputusan.
Meskipun demikian, semangat Kartini tidak pernah padam. Ia hidup dalam diri setiap perempuan Indonesia, mulai dari pelajar yang menuntut ilmu hingga pekerja yang memberi dedikasi dalam profesinya.
“Kartini juga ada pada ibu rumah tangga yang mendidik generasi penerus bangsa dengan kelembutan. Kartini ada pada guru, aktivis, seniman, dan siapa pun yang membuka ruang bagi perempuan lainnya,” tutur Munafri mengutip amanat tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
