Terkini, Makassar – Penjabat Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Pj Sekprov Sulsel), Andi Muhammad Arsjad mengharapkan hadirnya BLK Maritim dapat mengurangi angka pengangguran di Sulsel.
Hal itu disampaikan saat menghadiri Inauguration of School Operation Kerjasama Indonesia – Austria, Balai Latihan Kerja (BLK) Maritim, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar, di Aula Syekh Yusuf BBPVP Makassar, Selasa 7 Mei 2024.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Austria, Philipp Roessl, Plt Ditjen Bina Lavatos Kementerian Ketenagakerjaan RI yang juga Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan RI, Prof Anwar Sanusi, Kepala BBPVP Makassar La Ode Haji Polondu, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Gorontalo.
Kegiatan Inauguration of School Operation ini juga dirangkaikan dengan Peresmian Gedung BLK Maritim BBPVP Makassar, Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi Angkatan II, dan Pembukaan Program PBK Bidang Maritim Internasional.
Andi Arsjad mengapresiasi pelaksanaan Pelatihan BLK Bidang Maritim yang digelar di Sulawesi Selatan. Dimana pelatihan ini digelar di tiga provinsi di Indonesia, salah satunya di Sulawesi Selatan.
- Buku Bahasa Makassar Karya Prof Kembong Guru Besar FBS UNM, Resmi Diterbitkan Yudhistira
- 30.369 Peminat SNBT 2026, Plt Rektor UNM Ingatkan Waspada Joki dan Penipuan
- DPRD Makassar Soroti Pentingnya Akta Kematian dalam Validitas Data Pemilih
- Pendaftaran Pangkalan LPG 3 Kg Gratis, Pertamina Sulawesi Tegaskan Isu Berbayar Hoaks
- Ketua DPRD Sulsel Ikuti Retret Nasional, Asah Visi Kepemimpinan
Menurutnya, ini merupakan suatu kehormatan bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan karena kehadiran BLK Maritim ini sangat relevan dengan kondisi Sulawesi Selatan sebagai daerah yang kaya akan maritim dengan jumlah pulau sebanyak 370 pulau.
“Keberadaan BLK Maritim ini tentu akan sangat bermanfaat dalam menghadirkan, menghasilkan tenaga kerja yang memiliki sumber daya manusia yang kompeten, yang produktif dan memiliki daya saing. Sulawesi Selatan memiliki 24 Kabupaten/Kota dengan 9,4 juga penduduk yang lumayan besar angkatan kerja kita ada sekitar 4,6 juta,” jelasnya.
Oleh karena itu dengan hadirnya BLK ini, lanjutnya, akan menjadi salah satu solusi dalam upaya mengurangi angka pengangguran di Sulawesi Selatan dengan jumlah angka pengangguran sebanyak 4,33 persen.
Ia juga berharap agar pelatihan ini dapat menjadi output yang tidak hanya menghadirkan kelulusan dan kemampuan kompetensi, tapi juga membuka peluang bagi generasi muda di Sulsel untuk dihubungkan dengan pasar kerja dengan bekerja diluar negeri termasuk di perusahaan asing.
“Oleh karena itu, ilmu yang akan mereka dapatkan di BLK ini akan sangat berarti dalam upaya kita untuk mengembangkan potensi kemaritiman kita di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
