Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar menyerukan para pekerja di luar daerah agar tak mudik saat Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Iqbal menyebut, imbauan itu merupakan langkah preventif untuk mencegah penyebaran virus Corona.
“Jangan mudik dulu. Kami sarankan tak usah mudik,” pinta Iqbal lewat video conference, Kamis, 26 Maret 2020.
Ia menilai, bila tetap melakukan mudik ke luar Makassar hal itu justru sangat rentan menularkan virus Covid-19.
Iqbal mengatakan, saat melakukan kontak fisik dengan orang tua maupun sanak saudara dengan kondisi sistem imun tubuh yang lemah bisa bersifat fatal.
- Idulfitri 1447 H, Bupati Syaharuddin Dorong Kebersamaan Wujudkan Sidrap Lebih Sejahtera
- Jelang Idulfitri, ARW Salurkan 2.200 Paket Sembako untuk Warga Yang Kurang Mampu
- Jelang Idul Fitri, Wakil Bupati Sidrap Ikuti Rakor Nasional Pengendalian Inflasi Daerah
- Gubernur Sulsel Imbau Tidak Menggelar Open House, Silakan Bersilaturahmi dengan Keluarga Masing-Masing
- Pemprov Sulsel Gelar Program Mudik Gratis untuk Idul Fitri 1446 H
Rencananya, kebijakan ihwal pelarangan mudik akan dikuatkan melalaui surat imbauan.
“Kami sudah akan melakukan imbauan, tapi surat resmi belum keluar,” ucapnya.
Selain itu, Iqbal menambahkan pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Sulsel, tengah mempertimbangkan menutup jalur dari Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara menuju Makassar.
Pasalnya, salah satu warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal beberapa hari yang lalu di Kolaka. Sementara, kata dia, pihak keluarga memaksa membawa pulang dan memandikan jenasah korban.
“Dikhawatirkan warga yang melakukan kontak dengan pasien berstatus PDP akan semakin menyebar. Akhirnya kontak dengan banyak orang, itu ditakutkan arus penumpang dari Kolaka ke Makassar. Jadi itu jadi pertimbangan,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
