Terkini, Makassar – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah resmi mengeluarkan surat rekomendasi kepada pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto dan Azhar Arsyad untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan yang akan diadakan pada November mendatang.
Keputusan ini diumumkan oleh Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Struktur, Eksekutif, dan Legislatif, Abdul Halim Iskandar (Gus Halim), di Jakarta pada Kamis, 1 Agustus 2024.
Dengan rekomendasi ini, pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto – Azhar Arsyad akan bertarung melawan pasangan Andi Sudirman Sulaiman (ASS) – Fatmawati Rusdi.
Sekretaris PKB Sulsel, Muhammad Haekal, mengonfirmasi keputusan ini dan menyatakan bahwa DPP PKB telah memutuskan untuk mendukung pasangan tersebut sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel.
“Iya benar, DPP PKB telah mengeluarkan putusan untuk pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto – Azhar Arsyad menjadi bakal calon Gubernur Sulsel,” ujar Muhammad Haekal.
- Polres Lutim Selidiki Kasus Provokasi yang Mengganggu Aktivitas Investasi Pertambangan
- Percepatan Tanam Lahan CSR, Kementan Dorong Peningkatan Produksi Pangan Nasional
- Ruas Jalan Makassar-Takalar dan Gowa Capai 26 Persen, Gubernur Sulsel: Progresnya Terus Berjalan
- Anggota DPRD Makassar Irwan Hasan Dorong Warga Aktif Laporkan Kendala Layanan di Kecamatan Mariso
- Proyek MYP Sulsel Dikebut, Lima Paket Jalan Tunjukkan Progres Signifikan
Keputusan ini memastikan bahwa Pilgub Sulsel tidak akan berakhir dengan calon tunggal atau kotak kosong, karena pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto – Azhar Arsyad berhasil mengumpulkan dukungan dari 22 kursi di DPRD Sulsel.
Koalisi tersebut terdiri dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan 8 kursi, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan 6 kursi, dan PKB dengan 8 kursi.
Muhammad Haekal menjelaskan bahwa partainya, PKB, yang memiliki tagline ‘Solusi Indonesia,’ ingin memberikan harapan baru dan solusi bagi masyarakat Sulsel melalui kontestasi Pilgub ini.
“Harapan kami adalah memberikan jalan keluar dari kebuntuan yang ada. Sikap PKB dengan tagline Solusi Indonesia akan memberikan pilihan yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.
Haekal juga menegaskan bahwa PKB Sulsel terus mendorong kader-kadernya untuk berpartisipasi aktif dalam kontestasi politik lima tahunan ini.
Hadirnya sosok Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad, dianggap sebagai alternatif yang kuat bagi Danny Pomanto dalam mencukupi koalisi untuk melawan pasangan Andi Sudirman – Fatmawati Rusdi.
Dengan keputusan ini, persaingan dalam Pilgub Sulsel diprediksi akan semakin menarik, mengingat kekuatan politik yang dimiliki oleh kedua pasangan calon.
Dukungan penuh dari partai-partai koalisi serta basis massa yang kuat menjadi faktor penting dalam menentukan pemenang dalam kontestasi politik ini.
PKB sendiri melihat ini sebagai kesempatan untuk memperkuat posisinya di Sulawesi Selatan dan memperluas pengaruh politiknya di tingkat nasional.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
