Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto meninjau Lorong Wisata (Longwis) Sydney (Citra Karya) di lBTN Citra Tello Permai, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakukang Senin, 3 Oktober 2022.
Longwis Sydney yang terbentang di bantaran sungai Tallo menyajikan wisata kuliner apung dengan sajian ikan segar sebagai menu utama dari nelayan setempat
Tidak hanya itu, Longwis Sydney ini dikembangkan berbagai jenis tanaman oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Kelurahan Tallo Baru, diantarannya Padi, Bawang, Cabai, dan Sawi.
Danny mengatakan sejauh ini ada 195 Longwis dan ada 14 yang sudah memiliki konten.
“14 Lorong Wisata ini saya akan tes, apakah semua SKPD masuk di sini atau tidak, itu menjadi penilaian saya dan itu akan saya evaluasi,” kata Danny.
- Wali Kota Munafri dan Warga Makassar Salat Istisqa Bermunajat Memohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang
- Wali Kota Makassar Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Satu-satunya dari Sulsel
- Munafri Ungkap Lontara Plus, Super App yang Satukan 358 Aplikasi Pemkot Makassar
- Musim Kemarau, Wali Kota Makassar Ingatkan Warga Waspadai Kebakaran
- Appi Tinjau SPAM Cambaya, Pemkot Makassar Siapkan 13 Titik Baru Hadapi Kemarau
Ihwal proyeksi dampak inflasi tahun depan yang akan mengalami peningkatan, Danny menyebut bahwa itulah mengapa dirinya gencar mengembangkan Longwis, dengan membentuk badan usaha orong dan budi daya tanaman bagi warga.
“Mereka tidak akan belanja di pasar lagi, warga tinggal ambil di sini saja tanamannya, jadi resesi itu akibat inflasi. Inflasi itu terjadi jika kebutuhan tidak terpenuhi, jika terpenuhi jelas inflasi tidak ada,” jelasnya.
Sebab itu, kata Danny, ia mempercepat pengembangan Longwis, karena dampak resesi sudah mulai di Eropa hingga Amerika.
“Makassar harus siap dan Lorong Wisata jawabannya, itu tanggung jawab saya melakukan kemandirian ekonomi rakyat melalui Lorong Wisata,” tuturnya.
Camat Panakukang Andi Pangeran Nur Akbar menuturkan dengan adanya Lorong Wisata warga tidak terpengaruh dengan adanya kenaikan harga.
“Di sini ada area kebun yang dikelola oleh kelompok wanita tani, jadi setelah ada hasil kebunnya secara proporsional akan dibagikan kepada masing – masing warga, sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
