Masuk

Hindari Dampak Resesi, Danny Pomanto Percepat Pengembangan Lorong Wisata

Komentar

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto meninjau Lorong Wisata (Longwis) Sydney (Citra Karya) di lBTN Citra Tello Permai, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakukang  Senin, 3 Oktober 2022.

Longwis Sydney yang terbentang di bantaran sungai Tallo menyajikan wisata kuliner apung dengan sajian ikan segar sebagai menu utama dari nelayan setempat

Tidak hanya itu, Longwis Sydney ini dikembangkan berbagai jenis tanaman oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Kelurahan Tallo Baru, diantarannya Padi, Bawang, Cabai, dan Sawi.

Baca Juga: Wali Kota Makassar Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Kontainer Makassar Recover

Danny mengatakan sejauh ini ada 195 Longwis dan ada 14 yang sudah memiliki konten.

“14 Lorong Wisata ini saya akan tes, apakah semua SKPD masuk di sini atau tidak, itu menjadi penilaian saya dan itu akan saya evaluasi,” kata Danny.

Ihwal proyeksi dampak inflasi tahun depan yang akan mengalami peningkatan, Danny menyebut bahwa itulah mengapa dirinya gencar mengembangkan Longwis, dengan membentuk badan usaha orong dan budi daya tanaman bagi warga.

Baca Juga: UMK Kota Makassar Naik 6,93 Persen, Jadi Rp 3,5 Juta

“Mereka tidak akan belanja di pasar lagi, warga tinggal ambil di sini saja tanamannya, jadi resesi itu akibat inflasi. Inflasi itu terjadi jika kebutuhan tidak terpenuhi, jika terpenuhi jelas inflasi tidak ada,” jelasnya.

Sebab itu, kata Danny, ia mempercepat pengembangan Longwis, karena dampak resesi sudah mulai di Eropa hingga Amerika.

“Makassar harus siap dan Lorong Wisata jawabannya, itu tanggung jawab saya melakukan kemandirian ekonomi rakyat melalui Lorong Wisata,” tuturnya.

Camat Panakukang Andi Pangeran Nur Akbar menuturkan dengan adanya Lorong Wisata warga tidak terpengaruh dengan adanya kenaikan harga.

Baca Juga: Wali Kota Makassar Prediksi Portugal Menang Tipis Lawan Swiss

“Di sini ada area kebun yang dikelola oleh kelompok wanita tani, jadi setelah ada hasil kebunnya secara proporsional akan dibagikan kepada masing – masing warga, sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari,” jelasnya.