“PLN mendukung program ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan kami. Melalui kolaborasi dengan Rappo, kami berkomitmen memastikan bahwa program ini berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Kami juga mendukung melalui bantuan peralatan dan material yang dibutuhkan dalam proses produksi,” ungkapnya.
Budiono menambahkan bahwa sinergi lintas sektor sangat penting untuk mencapai tujuan bersama dalam memberdayakan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami berharap program ini tidak hanya meningkatkan ekonomi masyarakat tetapi juga menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan limbah serta dampak sampah plastik terhadap lingkungan,” tambahnya.
CEO Rappo Indonesia, Muhammad Akmal Idrus, menjelaskan bahwa pembukaan program ini merupakan langkah strategis Rappo dan PT PLN (Persero) UID Sulselrabar dalam mengubah sampah plastik menjadi produk bernilai tinggi.
- Selain Dinas Perkimtan Gowa, Polisi Juga Usut Dugaan Korupsi Rehabilitasi Masjid Agung Syekh Yusuf
- Besok, DPRD Gowa Hadirkan Tiga Pakar Hukum Unhas untuk Menguji Objek Hak Angket
- Herman Kajang: Jangan Biarkan Nama Kajang Tercoreng oleh Ulah Segelintir Orang
- Tandai 51 Tahun Perjalanan, Sompo Insurance Gelar Festival Seni Budaya dan Kesehatan
- Living Lab Ekonomi Sirkular: Kemitraan Universitas Negeri Makassar dan TPS3R Karebosi Didukung oleh Program Bestari Saintek 2026
Ia menekankan bahwa inisiatif ini penting bagi masyarakat prasejahtera, khususnya di kawasan pesisir yang sebagian besar penduduknya bergantung pada sumber daya alam.
“Strategi kami adalah memberdayakan masyarakat lokal melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan dalam memproduksi furniture berbasis daur ulang.
Kami percaya inisiatif ini akan membuka peluang baru bagi masyarakat prasejahtera di kawasan ini. Melalui program ini, kami tidak hanya menciptakan produk bernilai, tetapi juga memberdayakan komunitas lokal untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Kami berharap program ini dapat memacu lebih banyak inovasi dan kolaborasi di masa depan,” ungkap Akmal.
Acara ini diakhiri dengan pembukaan workshop pengelolaan furniture daur ulang yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus menciptakan kesadaran lebih luas akan pentingnya pengelolaan limbah dan keberlanjutan lingkungan. Dengan adanya workshop ini, Rappo Indonesia dan PLN optimis dapat menginspirasi lebih banyak inisiatif di masa depan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
