Terkini, Makassar – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) bekerja sama dengan Rappo Indonesia meluncurkan program pengembangan furniture berbahan dasar daur ulang.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat prasejahtera di kawasan pesisir. Acara tersebut berlangsung pada Jumat, 27 Desember 2024, di Rappo Impact Centre Workshop, Kota Makassar.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Hasbi, menyatakan bahwa sampah plastik merupakan masalah besar yang membutuhkan penanganan menyeluruh.
“Sampah plastik adalah tantangan yang harus kita atasi bersama. Melalui program ini, kami mendorong masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya pengelolaan limbah dan daur ulang.
Sinergi antara Rappo, PLN, dan pemerintah sangatlah penting untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan, sekaligus memajukan ekonomi lokal sambil menjaga kelestarian lingkungan,” tandasnya.
- Selain Dinas Perkimtan Gowa, Polisi Juga Usut Dugaan Korupsi Rehabilitasi Masjid Agung Syekh Yusuf
- Besok, DPRD Gowa Hadirkan Tiga Pakar Hukum Unhas untuk Menguji Objek Hak Angket
- Herman Kajang: Jangan Biarkan Nama Kajang Tercoreng oleh Ulah Segelintir Orang
- Tandai 51 Tahun Perjalanan, Sompo Insurance Gelar Festival Seni Budaya dan Kesehatan
- Living Lab Ekonomi Sirkular: Kemitraan Universitas Negeri Makassar dan TPS3R Karebosi Didukung oleh Program Bestari Saintek 2026
Warga Kecamatan Biring Kanaya, Alwan Januar Setiawan, menyampaikan rasa bangganya terhadap program ini. Menurutnya, program ini merupakan langkah signifikan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus memberikan edukasi tentang dampak positif dari daur ulang.
“Pembukaan program ini adalah momentum yang sangat baik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi barang daur ulang. Kami berkomitmen mendukung program ini agar dapat memberikan peluang lebih luas bagi masyarakat, terutama di daerah pesisir yang sering luput dari perhatian,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa dengan adanya program ini, masyarakat, terutama ibu-ibu dan nelayan yang terkadang tidak bisa melaut karena faktor cuaca, mendapatkan alternatif penghasilan.
“Program ini memberi mereka peluang untuk memperoleh pendapatan tambahan,” tuturnya.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono, menyatakan dukungan penuh PLN terhadap kegiatan ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
