Terkini.id, Jakarta – PT PLN (Persero) telah mendapatkan suntikan dana dari pemerintah sebesar 5 triliun rupiah. Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diberikan kepada PT PLN ini bertujuan untuk menguatkan struktur modal pembangunan infrastruktur kelistrikan di tanah air.
Menanggapi hal tersebut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengingatkan kepada pihak PLN untuk menggunakan PMN secara akuntabel dan transparan. Mengingat dana yang diperoleh untuk PMN berasal dari uang negara. Dimana nantinya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.
“Jadi 5 triliun rupiah (untuk PLN) jangan sampai seperti membuang garam ke laut. Saya minta ada akuntabilitas 5 triliun rupiah itu menjadi apa, jadi kita sama-sama untuk bertanggung jawab kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia juga berharap di penghujung 2021 pencairan dana PMN bisa menjadi sebuah langkah awal bagi kinerja PLN agar lebih profesional dalam menggunakan dana masyarakat. Agar nantinya bisa disampaikan manfaat PMN sudah seiring dengan beban yang dipikul oleh negara dalam mempertanggungjawabkan anggarannya.
PT PLN (Persero) berterima kasih kepada Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN atas suntikan dana yang diperolehnya. PLN bekomitmen akan menggunakan dana PMN untuk mempercepat infrastruktur kelistrikan di Indonesia. PLN juga sepenuhnya akan mengalokasikan dana tersebut secara akuntabel, efisien dan bermanfaat bagi masyarakat.
- PLN UID Sulselrabar Perkuat Ketahanan Pangan dan Modernisasi Agrikultur melalui Program Electrifying Agriculture
- Kesempatan Emas, Raih Voucher Listrik dengan Beli Token Listrik di PLN Mobile
- Tersisa Dua Hari, Promo Diskon Tambah Daya Hingga 50 Persen MeiLaju Sudah Dinikmati 2.470 Pelanggan PLN UID Sulselrabar
- PLN UID Sulselrabar Siagakan 73 Posko Kelistrikan dan 2.315 Personel, untuk Momen Idul Adha
- Ini Tips dari PLN untuk Menghitung Komponen Pembayaran Listrik dan Mengatur Pola Pemakaian
“Dana PMN menjadi bagian penting dimana negara hadir, karena banyak program dari PLN bertujuan untuk pengentasan kemiskinan di daerah terpencil. PLN siap untuk menjalankan agar dana tersebut betul-betul bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Darman Prasodjo selaku Direktur Utama PT PLN (Persero).
Dilansir dari Kompas.com pada Jumat 31 Desember 2021, pada periode 2016-2021 PT PLN (Persero) tercatat telah menerima PMN tunai sebanyak 40,06 Triliun Rupiah. Nilai ini setara 9,7 persen dengan total investasi tunai sebesar 411,66 triliun (pendanaan pekerjaan yang menggunakan anggaran PLN di luar investasi IPP).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
