Terkini.id – Sejumlah proyek yang telah selesai dilaksanakan di Parepare pada tahun anggaran 2020, diresmikan oleh Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, Sabtu 13 Maret 2021.
Peresmian ini bertepatan dengan peringatan 61 Tahun Kota Parepare, yang dilaksanakan melalui Rapat Paripurna DPRD Kota Parepare.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan 13 prasasti. Diantaranya, Museum Daerah BJ Habibie, pembangunan dan rehabilitasi gedung IGD, pembangunan dan rehabilitasi CSSD.
Panggung kesenian/pertunjukan, tribun pesisir sungai, gazebo, pengembangan TPA Aloppoe, trotoar Jalan Bau Massepe, trotoar Jalan Ganggawa, rehabilitasi eks Ruang Kerja Walikota (Lounge B.J. Habibie), Panggung Tonrangeng Riverside, revitalisasi Stadion Gelora BJ Habibie, konstruksi Taman Binalipu.
Disamping itu, Andi Sudirman juga menyerahkan bantuan berupa masker dan rapid tes antigen untuk Kota Parepare.
- Angin Puting Beliung Rusak Rumah di Jeneponto, Andi Sudirman Perintahkan BPBD Sulsel Kirimkan Bantuan
- Plt Gubernur Sulsel Bawa Sulsel Lolos 10 Besar PPD 2022 Untuk Pertama Kali
- Kebut Vaksinasi, Mobile Vaccinator Pemprov Sulsel Sasar Pusat Perbelanjaan
- Selama Jabat Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Berhasil Tuntaskan persoalan Utang
- Dibantu Plt Gubernur Sulsel, Nenek Penjual Sapu Lidi di Jeneponto Akhirnya Punya Rumah
Andi Sudirman Sulaiman, mengakui kekagumannya denga kota kelahiran Presiden RI Ketiga, BJ Habibie. Mulai dari fasilitas pelayanan kesehatan, bahkan Pemkot Parepare akan menghadirkan Institut Teknologi Habibie.
“Parepare kota yang disegani di Sulawesi Selatan. Punya tokoh bapak BJ Habibie, sudah miliki branding sangat bagus,” ungkapnya.
Dirinya pun mendukung upaya Pemkot Parepare dalam rencana pembangunan Institut Teknologi Habibie. Terlebih di sektor kesehatan, Parepare memkmiliki RSUD Andi Makkasau dan RS Regional dr Hasri Ainun Habibie.
Sementara itu, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, menyampaikan, salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar di Kota Parepare adalah dari RSUD Andi Makkasau.
“Sekitar Rp 90 miliar penyangga utama pendapatan kita. Agar fungsi pelayanan rumah sakit terlaksana dengan baik, maka kita menghadirkan fasilitas, salah satunya MRI,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
