Terkini.id – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel Abdul Hayat Gani menerima kunjungan dari Pengurus Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) yang berlangsung di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sulsel, Kamis 18 Februari 2021.
Abdul Hayat Gani menyampaikan, bahwa masyarakat Sulsel terkait pengembangan kepariwisataan masih dibutuhkan sosialisasi yang baik yang dibarengi dengan pendampingan.
Hal ini termasuk memberikan pemahaman perbedaan antara destinasi wisata, desa wisata atau objek wisata yang memiliki karakteristik yang berbeda.
Karena itu kata Hayat diharapkan dilakukan pada perangkat wisata yang ada di lapangan termasuk yang ada di desa.
“Dan saya menyampaikan ke Menteri Desa saat mendampinginya. Karena, semua dan tolak ukurnya semua ada di Desa karena hampir semua program ada di desa,” ujarnya.
- Briton Family Gathering 2026 Perkuat Kebersamaan Keluarga dan Semangat Upgrade Makassar
- IKATEK Unhas Gelar Rakornas, Perkuat Sinergi Alumni untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan
- Yayasan Mitra Netra Perkuat Kesiapan Mahasiswa Tunanetra Makassar Memasuki Dunia Kerja
- Bimtek NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif: Target Pertahankan Kekuatan di 2029
- Kolaborasi PT Vale, Rawat Pesisir dan Jaga Masa Depan di Luwu Timur
Misalnya dalam program wisata yang ada di desa bagaimana menggerakkan desa untuk memahami kondisi internalnya dan menyelesaikan persoalan wisata yang ada. Serta mengenal karateristik dan ciri khas yang ada.
Lebih lanjut Abdul Hayat, menjelaskan bahwa dengan adanya teknologi yang masuk di desa. Tidak berarti menghilangkan peradaban dan karateristik yang telah ada. Pemerintah memiliki peran untuk ikut menguatkan karakteristik yang di miliki desa tersebut.
“Di sinilah semuanya sinergi ada lingkungan hidup, desa, Bappenasnya, dan ini yang perlu dikawal. Tapi, tentu sistem pendekatan yang utama,” imbuhnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
