“Pemerintah kecamatan dan kelurahan harus menjadi garda terdepan dalam menggerakkan masyarakat. Dengan dukungan Polbangtan Gowa, penyuluh pertanian, mahasiswa, dan seluruh pihak terkait, program ini harus terus berjalan,” katanya.
Menurutnya, pemanfaatan pekarangan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan yang lebih segar sekaligus menghemat pengeluaran. Gerakan tersebut juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan sayuran dari luar Kabupaten Bone, menjaga stabilitas harga dan inflasi, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kita ingin Gerakan Tanam Sayur Rumah Tangga ini menjadi gerakan bersama dan berkelanjutan, sehingga ketahanan pangan dimulai dari keluarga dan manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Bone,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Polbangtan Gowa Ismaya Nita Rianti Parawansa menyampaikan bahwa kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bone menjadi bagian dari upaya memperkuat peran pendidikan vokasi dalam mendukung pembangunan pertanian di daerah.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa melalui PKL memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus berkontribusi secara langsung kepada masyarakat. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman lapangan, tetapi juga dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan pertanian yang telah dipelajari selama mengikuti pendidikan di kampus.
- Dari Ruang Kelas ke Dunia Kerja, Astra Motor School Siapkan Siswa SMK Menjawab Kebutuhan Industri
- Bina 98 SMK di 4 Wilayah, Asmo Sulsel Kembangkan Astra Motor School
- Asfar Haramain Internasional Hadir di Jakarta, Sediakan Layanan Perhotelan hingga Visa untuk Travel Umrah dan Haji
- Honda Stylo 160 Andalkan Mesin 160cc, Ini Performa dan Fiturnya
- Penyaluran LPG 3 Kg di Pinrang Dipastikan Normal, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tambah Pasokan 18.480 Tabung
“Melalui PKL ini, mahasiswa diharapkan mampu hadir di tengah masyarakat, menerapkan ilmu yang diperoleh di kampus, sekaligus belajar memahami kebutuhan dan kondisi nyata di lapangan. Pendampingan Gerakan Tanam Sayur Rumah Tangga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal,” ujar Ismaya.
Penandatanganan MoU antara Pemkab Bone dan Polbangtan Gowa juga menjadi dasar penguatan kolaborasi dalam penanganan stunting dan peningkatan ketahanan pangan. Sinergi tersebut mengintegrasikan potensi sumber daya lokal, pendidikan vokasi, penyuluhan, serta pemberdayaan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Bone dan Polbangtan Gowa mendorong agar ketahanan pangan dapat dibangun mulai dari tingkat keluarga. Sementara keterlibatan mahasiswa dalam pendampingan selama PKL diharapkan menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus pengabdian kepada masyarakat.
Gerakan Tanam Sayur Rumah Tangga di Kabupaten Bone selanjutnya akan dilanjutkan melalui pendampingan di kelurahan dan rumah-rumah warga, dengan melibatkan mahasiswa Polbangtan Gowa, penyuluh pertanian, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta unsur terkait lainnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
