Polisi Belum Menetapkan Ketum Pemuda Bravo 5 sebagai Tersangka Penganiayaan Putra Politisi PDIP

Polisi Belum Menetapkan Ketum Pemuda Bravo 5 sebagai Tersangka Penganiayaan Putra Politisi PDIP

R
Fahri Setiadi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, JakartaKasus Penganiayaan putra politisi PDIP Justin Frederick berpeluang menetapkan Ketum Pemuda Bravo 5 sebagai tersangka. Namun, polisi belum menetapkannya, Selasa 7 Juni 2022.

Ketua Umum Pemuda Pejuang Bravo 5 diketahui bernama Ali Fanser Marasabessy. Ia diinformasikan menyundul kepalanya ke arah muka Justin yang mengakibatkan hidung putra politisi PDIP Indah Kurnia itu berdarah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan perbuatan Ali Fanser Marasabessy saat penganiayaan kala itu.

“Salah satu pelaku (Ali Fanser Marasabessy) menyundulkan kepalanya ke arah muka korban dan mengakibatkan hidung korban keluar darah,” ungkap Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin 6 Juni 2022, dilansir dari suara.com.

Saat ini menurut Zulpan, Ketua Umum Pemuda Pejuang Bravo 5 tersebut masih berstatus sebagai saksi.

“Yang lain itu sudah kami periksa, masih dilakukan pendalaman untuk lengkapi bukti-bukti, statusnya bisa dinaikan sampai saat ini masih saksi,” ujarnya.

Kasus penganiayaan Justin baru menetapkan Faisal Marasabessy (22) sebagai tersangka. Diberitakan bahwa Faisal merupakan anak dari Ketua Umum Pemuda Pejuang Bravo 5 tersebut, dan polisi sudah menahan Faisal.

Zulpan mengungkapkan bahwa Ali Fanser Marasabessy dan Faisal Marasabessy tidak bisa memberikan surat-surat kepemilikan atas mobil Nissan X-Trail itu.

“Sampai saat ini belum ada dokumen yang bisa ditunjukkan kepada penyidik. Kita masih dalami, nanti kita akan informasikan lebih lanjut,” bebernya Zulpan.

“Kita dapat data nopol itu bukan nopol kendaraan (NissanX-Trail) tersebut, karena berdasarkan data, nopol itu digunakan kendaraan sedan,” lanjutnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.